Polda Metro Bentuk Tim Khusus Ungkap Tewasnya Editor Metro TV

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Jumat, 10 Jul 2020 22:54 WIB
Kombes Yusri Yunus (Isal Mawardi/detikcom)
Foto: Kombes Yusri Yunus (Isal Mawardi/detikcom)
Jakarta -

Polisi masih menyelidiki kasus tewasnya editor Metro TV, Yodi Prabowo di pinggir Jalan Tol JORR Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan (Jaksel). Polda Metro Jaya membentuk tim khusus untuk mengungkap kasus ini.

"Tapi dalam hal ini Polda sudah membentuk tim khusus. Iya, di bawah kendali krimum (Direktorat Reserse Polda Metro Jaya), polres dan juga polsek," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, ketika dihubungi, Jumat (10/7/2020).

Yusri menambahkan polisi masih melakukan penyelidikan dari kasus ini. Dia mengatakan Yodi tewas dengan luka tusukan.

"Ya, ya, kita masih dalami. Ya, ya (polisi sedang menyelidiki dugaan) pelaku," tandasnya.

Diketahui, Yodi ditemukan tewas sekitar pukul 11.00 WIB siang tadi. Sementara motor Yodi sendiri sudah terparkir di sekitar lokasi sejak Selasa (7/7) malam.

Direktur Pemberitaan Metro TV Arief Suditomo yang datang ke lokasi ditemukannya jasad Yodi menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian salah satu editornya itu. Arief meminta polisi mengusut tuntas kasus ini.

"Saya meminta atas nama Metro TV kepada pihak kepolisian untuk sesegera mungkin menuntaskan terungkapnya kasus ini, agar kita semua bisa lebih tenang untuk pada akhirnya bisa mendapatkan keadilan dari apa yang dialami oleh almarhum Yodi," ujar Arief.

(isa/isa)