KPU Hanya Akan Datangi Tempat Isolasi Jika Pemilih Punya Surat Keterangan

Yulida Medistiara - detikNews
Jumat, 10 Jul 2020 21:22 WIB
Ketua KPU Arief Budiman (Dume Sinaga/BNPB)
Ketua KPU Arief Budiman (Dume Sinaga/BNPB)

Sebelumnya diberitakan, KPU akan mendatangi pemilih yang dirawat di rumah sakit ataupun yang melaksanakan isolasi mandiri pada saat hari pemungutan suara. Ketentuan ini diatur di PKPU Nomor 6 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pilkada Lanjutan dalam Kondisi Bencana Nonalam COVID-19.

Pada PKPU itu dijelaskan pemilih yang sedang dirawat inap atau isolasi mandiri atau positif Corona berdasarkan data perangkat daerah bisa menggunakan hak pilihnya di TPS yang dekat dengan rumah sakit.

Pemilih yang sedang menjalani isolasi mandiri karena COVID-19 nantinya petugas akan mendatangi rumah pasien tersebut. Petugas akan mendatangi rumah pemilih dengan APD lengkap dan didampingi oleh Panwaslu kelurahan/desa atau pengawas TPS dan saksi dengan memperhatikan protokol COVID-19.

"Bagi pemilih yang sedang menjalani isolasi mandiri karena Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan dipastikan tidak dapat mendatangi TPS untuk memberikan hak pilihnya, KPPS dapat melayani hak pilihnya dengan cara mendatangi pemilih tersebut dengan persetujuan saksi dan Panwaslu kelurahan/desa atau pengawas TPS, dengan mengutamakan kerahasiaan pemilih," tulis Pasal 73 ayat 1 PKPU 6/2020 itu.

Nantinya petugas akan mendatangi pemilih yang melakukan isolasi mandiri itu mulai pukul 12.00 waktu setempat sampai selesai. Adapun pelayanan menggunakan hak pilih itu juga dilakukan dengan berkoordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 wilayah setempat.

Halaman

(yld/jbr)