Ketum PAN Zulhas: Kalau RUU HIP Terus Dibahas Bisa Krisis Ideologi

Zunita Putri - detikNews
Jumat, 10 Jul 2020 21:08 WIB
Ketum PAN Zulkifli Hasan tinggalkan gedung usai diperiksa KPK. Ia mengaku diperiksa berkaitan dengan pemintaan kebun dari PT Palma Satu.
Foto: Zulkifli Hasan (Ari Saputra)
Jakarta -

Ketua Umum (Ketum) PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) bersyukur pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP), yang merupakan inisiatif DPR, dihentikan. Sebab, menurut Zulhas, jika pembahasan RUU HIP tidak dihentikan bisa menimbulkan krisis ideologi.

"Kita bersyukur kemarin di DPR ada RUU HIP, ya, sudah cepat tanggap pemerintah menghentikan. Karena, kalau itu (RUU HIP) terus juga dibahas bisa krisis kesehatan melahirkan krisis ekonomi, bisa melahirkan krisis ideologi, dan pada akhirnya krisis sosial," kata Zulhas. di launching buku 'Menghadang Corona' karya Saleh Partaonan Daulay, di Kompleks DPR, Jakarta, Jumat (10/7/2020).

Zulhas menilai saat ini pemerintah sudah bisa menangani krisis ekonomi dan kesehatan. Dia mengaku optimis ke depannya Indonesia lebih baik.

"Ini kita bersyukur, yang kita alami krisis kesehatan, ekonomi, mudah-mudahan kita bisa atasi. Saya yakin kita bisa hadapi seberat apa pun persoalan yang kita hadapi, asal kita sama-sama," sebut Zulhas.

Zulkifli selaku Wakil Ketua MPR RI mengaku sudah menyampaikan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenai hal-hal penting yang harus menjadi fokus pemerintah. Dia meminta seluruh masyarakat optimis bersatu melawan Corona.

"Oleh karena itu, saya sampaikan kemarin, pertemuan dengan Presiden, penting agar kita terjamin kebutuhan bahan pokok. Kalau itu bisa kita bersatu karena berpecah belah, dan tidak akan selesaikan masalah. Kita bersatu bersama hadapi COVID ini, juga masalah krisis ekonomi kalau kita percaya, dan yakin kita bs melewati semua itu," pungkasnya.

(zap/zak)