RS Persahabatan Total Rawat 385 Pasien COVID-19, 114 Meninggal

Luqman Nurhadi Arunanta - detikNews
Jumat, 10 Jul 2020 13:35 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono/detikcom
Jakarta -

RSUP Persahabatan, Jakarta Timur, memperbarui jumlah kasus virus Corona (COVID-19) yang mereka tangani. Secara kumulatif, ada 385 pasien kasus positif Corona yang sudah dirawat.

"Sampai saat ini pasien yang sudah dirawat di RS Persahabatan 1.179. Poliklinik yang kami gunakan melayani pasien-pasien ODP berjumlah 3.167. Dari total 1.179 pasien ini, yang terkonfirmasi COVID sebesar 32,7 persen (385 pasien)," kata Dirut RS Persahabatan Rita Rogayah lewat konferensi pers daring, Jumat (10/7/2020).

Dari data yang dipaparkan, RS Persahabatan secara kumulatif sudah merawat 385 pasien terkonfirmasi positif Corona dan 26 kasus pasien dalam pengawasan (PDP).

Tercatat sebanyak 114 pasien meninggal karena COVID-19, sedangkan 12 pasien meninggal dengan status PDP dan pasien sembuh sebanyak 240 orang. Rita menyebut angka PDP lebih sedikit karena RS Persahabatan sudah bisa melakukan pemeriksaan swab sendiri.

"Di sini terlihat PDP kecil karena alhamdulillah RS Persahabatan sudah bisa melakukan pemeriksaan swab sehingga hasil swab kami sudah tidak menunggu lama lagi sehingga sudah jelas mana yang PDP atau terkonfirmasi COVID," jelas Rita.

Rita menyebut belakangan ini RS Persahabatan banyak menangani pasien COVID dengan penyakit penyerta atau komorbid. Pasien rujukan yang datang, diakui Rita, memang hanya yang termasuk kasus sedang dan berat.

"Dari jenis kasus yang masuk RS Persahabatan yang merupakan rujukan, memang kami terima umumnya adalah pasien-pasien kasusnya, termasuk kasus sedang dan berat. Dari pasien COVID, 73 persen mempunyai komorbid," kata Rita.

"Kalau yang meninggal ini dari 95 pasien atau 83 persen itu dengan komorbid," tambahnya.

Tim Komando Penanganan COVID-19 RS Persahabatan dr Agus Dwi Susanto menjelaskan pasien dengan komplikasi disertai kecurigaan adanya COVID-19 memang dibawa ke RS Persahabatan. Jadi, kasus pasien Corona meninggal dengan komorbid menjadi meningkat.

"RS Persahabatan sebagai rumah sakit rujukan yang sudah dikenal sebagai rujukan respirasi yang juga mempunyai tim multidisiplin yang lengkap. Artinya, yang mempunyai complicated case disertai kecurigaan COVID dirujuknya ke RS Persahabatan sehingga kasusnya menjadi lebih tinggi," kata Agus.

Meski kasus Corona di DKI Jakarta terus meningkat belakangan ini, Rita menyebut RS Persahabatan selalu stabil merawat tidak lebih dari 100 pasien. Dia mengatakan setiap hari bisa sampai 10 pasien yang hendak dirujuk ke RS Persahabatan.

"RS Persahabatan selama bulan Juni berkisar 90-105 pasien, jadi kami tidak pernah merawat di bawah angka tersebut. Jadi walau dibilang Jakarta angkanya naik-turun, RS Persahabatan tetap merawat pasien di angka 90-100," tuturnya.

Sebelumnya, kasus virus Corona (COVID-19) di Indonesia per 9 Juli bertambah 2.657 kasus. Total akumulasi kasus menjadi 70.736.

Penambahan kasus positif COVID-19 di Indonesia pada Kamis (9/7) bisa dilihat di situs covid19.go.id dan disampaikan langsung oleh juru bicara pemerintah terkait penanganan COVID-19 Achmad Yurianto. Data ini diperbarui setiap hari dengan cut off data pukul 12.00 WIB.

(dwia/dwia)