WN Prancis Cabuli 305 Anak Ditangkap, Komisi III: Beri Hukuman Maksimal

Zunita Putri - detikNews
Jumat, 10 Jul 2020 13:28 WIB
Sosok WN Prancis yang diduga cabuli 305 anak di Jakarta
Sosok WN Prancis yang diduga cabuli 305 anak di Jakarta. (Foto: Yogi Ernes/detikcom)
Jakarta -

Warga negara Prancis, FAC alias Frans alias Mistrer ditangkap Polda Metro Jaya terkait kasus pencabulan terhadap ratusan anak. Komisi III DPR menilai kasus FAC ini sama dengan kasus WNI Reynhard Sinaga yang diadili di Inggris.

"Kita kan ingat ada warga negara kita yang disebut sexual monster, Reynhard Sinaga di Inggris. Ya artinya kita ingin sistem hukum kita bekerja seperti sistem hukum Inggris bekerja, gitu aja, proses hukum, dihukum maksimal, dia kan Reynhard dihukum maksimal, ya iya dihukum maksimal saja di proses," ujar anggota Komisi III, Arsul Sani di Kompleks DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (10/7/2020).

Arsul juga menyerahkan mekanisme penjara WN Prancis itu, apakah disamakan dengan Reynhard di penjara super maximum security atau tidak. Arsul menilai kebijakan itu ada di sistem Lapas.

"Nah itu sistem pemasyarakatan sudah mengaturnya kalau itu adalah kejahatan itukan bisa aja di ditempatkan di penjara SMS, super maximum security, itu nggak masalah," katanya.

Seperti diketahui, FAC (65), warga asal Prancis, ditangkap polisi usai terbukti melakukan persetubuhan dengan 305 anak. Polisi menyebut FAC mengaku sebagai fotografer dan merayu korban untuk dijadikan fotomodelnya.

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana menyebutkan hingga kini baru ada 17 korban yang berhasil diidentifikasi polisi. Dia mengatakan, dari korban yang bisa diidentifikasi tersebut, diketahui usia korban berada di kisaran 13-17 tahun.

"Sudah ada 17 (korban) yang dapat kami identifikasi yang memang rata-rata di antara mereka berusia ada yang 13 dan 17 tahun, memang di antara itu ya," sebut Irjen Nana di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (9/7).

Sementara Reynhard Sinaga adalah warga negara Indonesia (WNI) yang diadili di Inggris karena memerkosa banyak pria di Inggris. Saat ini, Reynhard ditempatkan di penjara yang dijuluki 'Monster Mansion' merupakan tempat berkumpulnya pelaku kejahatan seksual.

(zap/idn)