Round-Up

Perburuan Sanca yang Tewaskan ABG di Serpong Belum Usai

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Kamis, 09 Jul 2020 20:45 WIB
ular sanca
Foto: Kadek Melda Luxiana/detikcom
Jakarta -

Teror ular sanca yang melilit ABG Y (13) hingga tewas di Serpong, Tangerang Selatan, masih menghantui warga. Perburuan petugas Pemadam Kebakaran belum membuahkan hasil.

Peristiwa itu berawal Y melihat ular sanca meliuk-liuk di pinggir Kali Sektor XII Kencana Loka, Serpong, Tangsel, pada Senin 6 Juli 2020 sekitar pukul 23.00 WIB. Maksud hati menangkap ular itu, Y malah dililit hingga tewas.

Tim Damkar Tangsel kemudian bergerak mencari ular yang disebut-sebut warga sebesar betis orang dewasa itu. Dari pantauan, Rabu (8/7/2020), setidaknya 13 petugas Damkar terlihat di lokasi yang berada di Kencana Loka, Serpong, itu. Sebagian dari mereka menyusuri sungai mencoba mencari ular itu.

Posisi sungai kecil itu berada tepat di samping jalan raya. Dinding pinggir kanan dan kiri sungai terlihat agak berlumut. Salah satu sisi pinggir kali ditumbuhi semak-semak dan tumbuhan liar.

Terdapat rongga-rongga di bawah salah satu sisi dinding kali. Terlihat pula ada beberapa lubang di bawah dinding. Air di kali mengalir tapi tidak terlalu tinggi. Kali tampak bersih, tidak terlihat adanya gumpalan sampah.

"(Ular) sudah lepas (dari korban) saat kami datang," kata Kadis Damkar Tangsel Uci Sanusi saat dihubungi detikcom, Rabu (8/7/2020).

Uci mengatakan saat itu tim Damkar tetap menelusuri ke mana ular sanca tersebut pergi. "Di situ kan banyak gorong-gorong dan belukar, intinya nggak ketemu," ucapnya.

Petugas telah mencari hingga radius ratusan meter dari Kali Sektor XII Kencana Loka.

"Kami sudah berusaha mencari di sekitar lokasi, radius mungkin sekitar 100 meteran lebihlah gitu, termasuk di situ bagian atas di bagian kalinya, bagian atas juga, belukar, di semak-semak. Memang belum sepenuhnya bisa lubang itu telusuri, tapi kami upayakan," kata Uci.

Selanjutnya
Halaman
1 2