Komisi A DPRD Minta Ajang Formula E Tak Masuk Perubahan RPJMD 2017-2022

Muhammad Ilman Nafi'an - detikNews
Kamis, 09 Jul 2020 17:11 WIB
Anies Baswedan Umumkan Balapan Formula E
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengumumkan persiapan ajang Formula E. (Rizki Pratama/detikcom)
Jakarta -

Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Mujiyono meminta agar perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menegah Daerah (RPJMD) tahun 2017-2022 tak mengakomodasi program-program baru. Salah satunya Jakarta E-Prix atau Formula E.

"Mengingatkan agar perubahan RPJDM 2017-2022 tidak diarahkan untuk mengakomodasi program-program baru yang tidak tercantum dalam RPJMD sebelumnya, seperti ajang penyelenggaraan ajang balap mobil listrik internasional (Jakarta E-Prix)," ujar Mujiyono melalui keterangan tertulisnya, Kamis (9/7/2020).

Mujiyono menjelaskan, alasannya meminta tidak mencantumkan ajang Formula E dalam perubahan RPJMD 2017-2022 itu adalah tidak memiliki kajian yang memadai. Menurutnya, pelaksanaan ajang tersebut juga terkesan dipaksakan.

"Alasannya, dari sisi perencanaan pelaksanaan ajang pelaksanaan ajang internasional tersebut tidak memiliki kajian yang memadai dan terkesan terlalu dipaksakan pelaksanaannya," ucapnya.

Lebih lanjut kata Mujiyono, alasan lainnya adalah ajang Formula E itu menggunakan APBD yang besar. Sebab, saat ini APBD DKI Jakarta tengah tertekan karena adanya pandemi COVID-19.

"Selain itu, kegiatan Formula E menggunakan dana APBD yang cukup besar di tengah terjadinya tekanan dari sisi penerimaan daerah dan potensi terjadinya defisit APBD," ucapnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2