Pasien Positif Corona di Pinrang Kabur dari RSUD Lasinrang Sulsel

Hasrul Nawir - detikNews
Rabu, 08 Jul 2020 22:42 WIB
Poster
Ilustrasi Corona (Edi Wahyono/detikcom)
Pinrang -

Seorang pasien perempuan yang dinyatakan positif Corona kabur dari RSUD Lasinrang, Pinrang, Sulawesi Selatan. Pasien diketahui tak berada di rumah sakit saat hendak dirujuk ke rumah sakit lain.

"Iya benar, ada pasien positif COVID-19 yang diduga kabur, barang berupa tas dan koper masih ada dalam kamar," ujar Humas RSUD Lasinrang, Sriyanti Masu'ud, saat dimintai konfirmasi, Rabu (8/7/2020).

Dari informasi yang dihimpun, pasien tersebut kabur dari ruang isolasi RSUD Lasinrang pada Selasa (7/7), saat petugas jaga sedang beristirahat. Sriyanti membeberkan, pasien tersebut merupakan rujukan dari salah satu RS Swasta di Pinrang.

"Tanggal 29 Juni kemarin dirujuk, saat dilakukan rapid test hasilnya non-reaktif. Namun, karena dokter melihat ada gejala demam dan batuk, diarahkan untuk foto toraks," jelas dia.

Sriyanti menyatakan, karena hasil foto menunjukkan ada pneumonia di paru-paru, pihak RS pun akhirnya mengambil swab pasien pada 3 Juli lalu.

"Hasilnya kan kalau swab butuh waktu karena sampelnya dikirim ke Makassar," katanya.

Hasil swab kemudian baru keluar pada Selasa (7/7) siang kemarin dan hasilnya pasien positif COVID-19.

"Setelah hasilnya keluar, kami pun menyampaikan kepada pihak keluarga yang memang sudah sejak pagi mulai bersiap-siap untuk pulang terkait kondisi pasien yang harus dirujuk ke RS Daya di Makassar karena positif COVID-19," terang Sriyanti.

Namun, lanjut dia, karena kamar di RS Daya masih belum ada yang kosong, pasien disarankan untuk menunggu. Saat momen itulah si pasien kabur dari RSUD Lasinrang

"Baru pada saat magrib ada kabar dari RS Daya bahwa ada ruangan yang kosong, kami langsung ke kamar pasien untuk menyampaikan agar bersiap-siap untuk dirujuk ternyata baik pasien maupun keluarganya sudah tidak ada dalam kamar," jelasnya.

Saat ini pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Pinrang guna mencari keberadaan pasien yang kabur.

"Sudah ditangani dan sementara dalam pencarian," ujarnya.

(idn/idn)