Guru Besar hingga Dekan FK dan FKG Unhas Positif Corona

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Rabu, 08 Jul 2020 20:27 WIB
Kampus Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar.
Foto: Kampus Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar. (Taufik-detikcom)
Makassar -

Sejumlah pejabat di Universitas Hasanuddin (Unhas) dinyatakan positif terpapar virus Corona (COVID-19). Saat ini mereka menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

"Benar, Dekan FK, Dekan FKG, Wakil Dekan III FK, dan beberapa guru besar dan dosen diketahui positif COVID-19, informasi yang kita dapatkan mereka saat ini sudah melakukan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing," ujar Humas Unhas Ishaq Rahman saat dikonfirmasi, Rabu (7/7/2020).

Sejumlah pejabat yang dinyatakan positif COVID-19 yakni Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Unhas Prof Dr Budu dan Dekan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Unhas Drg Muhammad Ruslin. Selain itu, Wakil Dekan III Fakultas Kedokteran Dr Firdaus Hamid beserta beberapa guru besar dan dosen Unhas juga dinyatakan positif.

Menurut Ishaq, kedua dekan yang terpapar COVID-19 diketahui aktif di Satuan Tugas COVID-19 Unhas. Sedangkan Wakil Dekan III aktivitas rutinnya memeriksa spesimen hasil tes swab di Laboratorium Mikrobiologi Klinik Unhas.

"Dekan FK dan Dekan FKG aktivitasnya banyak bersentuhan di Satgas COVID-19 Unhas sehingga berisiko terkena virus," tutur Ishaq.

Terkait kasus positif COVID-19 yang dialami dekan dan sejumlah dosen, lanjut Ishaq, Rektor Unhas Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu mengeluarkan kebijakan pada para pegawainya untuk memaksimalkan pekerjaannya dari rumahnya, terkecuali ada pekerjaan yang hanya bisa diselesaikan di kantor.

"Saat ini memang perkuliahan libur, yang ada layanan administrasi dan proses ujian masuk, Ibu Rektor meminta pekerjaan yang dapat diselesaikan di rumah terus dimaksimalkan, kecuali pekerjaan yang harus diselesaikan di kantor, tapi harus dengan protokol kesehatan yang ketat," pungkas Ishaq.

Sementara itu, guna melakukan skrining pada pada tenaga pengajarnya, Unhas melaksanakan rapid diagnostic test (RDT) di GOR Kampus Unhas Tamalanrea. RDT digelar selama 3 hari (8-10/7) dan ditargetkan akan diikuti sekitar 1.652 dosen dari seluruh fakultas dan program studi di Unhas.

Pada hari pertama, ditemukan sebanyak 8 orang dosen yang reaktif, dari empat fakultas yang berbeda, yaitu Fakultas Hukum (1 orang), Fakultas Ilmu Budaya (2 orang), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (1 orang), dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (4 orang).

Dosen-dosen yang reaktif tersebut langsung ditangani tim dokter, dan diminta untuk melakukan isolasi mandiri. Selanjutnya, dosen-dosen yang reaktif ini, pada Kamis esok (9/7), akan dilakukan pengambilan sampel swab untuk melakukan test PCR, untuk mengetahui status dan kondisi mereka.

Tonton video 'Tersedia 2021, Ada 350 Juta Dosis Vaksin Corona RI yang Disiapkan':

(mna/jbr)