Pernyataan Lengkap soal Rekor 1.853 Kasus Baru Corona di RI pada 8 Juli

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 08 Jul 2020 16:55 WIB
Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19, Achmad Yurianto (dok. BNPB)
Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto (Foto: dok. BNPB)
Jakarta -

Pemerintah kembali mengumumkan perkembangan kasus positif virus Corona (COVID-19) di Indonesia. Per hari ini, ada penambahan 1.853 kasus positif Corona, sehingga total menjadi 68.079.

"Kita telah melakukan pemeriksaan spesimen untuk hari ini sebanyak 22.183 spesimen, sehingga total spesimen yang telah kita periksa sampai dengan saat ini secara akumulatif adalah 968.237 spesimen. Dari hasil pemeriksaan ini kita dapatkan kasus konfirmasi positif untuk hari ini sebanyak 1.863 orang, sehingga total menjadi 68.079 orang," kata juru bicara pemerintah terkait penanganan COVID-19 Achmad Yurianto dalam akun YouTube BNPB, Rabu (8/7/2020).

Dari kasus positif yang didapatkan hari ini, Jawa Timur menjadi provinsi yang melaporkan angka kasus tertinggi, yakni 366 kasus baru. Kedua, DKI Jakarta sebanyak 357 kasus baru.

"Sebaran dari kasus positif yang kita dapatkan pada hari ini Jawa Timur melaporkan 366 kasus baru dan 205 sembuh. Kemudian DKI Jakarta 357 kasus baru dengan 157 sembuh. Jawa Tengah 205 kasus baru dan 70 sembuh, Sulawesi Selatan 166 kasus baru dan 15 sembuh, Sumatera Utara 156 kasus baru dan 10 sembuh," katanya.

Sementara itu, anggota Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional Percepatan untuk Penanganan COVID-19 dr Reisa Broto Asmoro mengingatkan masyarakat agar selalu menjaga kesehatan di saat pandemi Corona masih berlangsung ini. Terutama, kata dia, bagi orang-orang yang memiliki riwayat penyakit tidak menular (PTM).

"Menurut Kementerian Kesehatan, penyakit yang termasuk penyakit tidak menular meliputi hipertensi, diabetes melitus atau kencing manis, penyakit jantung, gagal ginjal, stroke, dan kanker, dan orang yang mengidap penyakit tidak menular ini akan menjadi kelompok yang rentan apabila terinfeksi COVID-19. Sebab, PTM ini sangat berpotensi menjadi penyakit penyerta atau komorbid, dan ini yang menyebabkan tingginya kasus fatal akibat COVID-19," katanya.

Rekor! Kasus Corona Tambah 1.853 Jadi 68.079:

Berikut ini pernyataan lengkap pemerintah terkait Corona per 8 Juli 2020:

Selanjutnya
Halaman
1 2 3