Aksi Satpol PP Makassar Pakai Sepeda Brompton di Pantai Losari

Hermawan Mappiwali - detikNews
Rabu, 08 Jul 2020 16:25 WIB
Aksi Satpol PP Makassar pakai Brompton di Losari (dok. Istimewa).
Aksi Satpol PP Makassar memakai Brompton di Losari. (Foto: dok. Istimewa)
Makassar -

Aksi Satpol PP Makassar menggunakan sepeda mahal merek Brompton saat berjaga di kawasan Pantai Losari viral di media sosial. Benarkah sepeda seharga Rp 90 juta itu milik anggota Satpol PP Makassar?

Momen personel Satpol PP Makassar memakai Brompton tersebut terekam video dan foto kemudian viral di media sosial. Dalam rekaman video yang viral, tampak enam orang anggota Satpol PP masing-masing mengayuh sepeda Brompton. Di sisi lain, ada foto anggota Satpol PP yang berjejer memegang sepeda Brompton.

Aksi Satpol PP Makassar pakai Brompton di Losari (dok. Istimewa).Aksi Satpol PP Makassar pakai Brompton di Losari. (Foto: dok. Istimewa)

Kabid Penegakan Hukum Satpol PP Makassar Irwan P membenarkan bahwa anggotanya-lah yang memakai sepeda Brompton seperti di rekaman video dan foto tersebut. Tapi ia membantah sepeda mahal itu milik Satpol PP Makassar.

"Bukan milik Satpol PP, itu sepeda pajangan yang dijaga anggota. Jadi itu milik komunitas, cuma dia parkir di anjungan. Satpol PP yang jaga," ujar Irwan saat dimintai konfirmasi, Rabu (8/7/2020).

Irwan mengatakan momen sejumlah anggota Satpol PP Makassar memakai Brompton itu terjadi sekitar tahun lalu alias sudah lama.

"Sudah lama, dari tahun lalu itu," ujarnya.

Irwan menambahkan, pihaknya tidak pernah dibekali sepeda dalam berpatroli, apalagi sepeda mahal seperti Brompton.

"Ndak ada sepeda kita. Kita ndak pernah disaranai oleh pemerintah terkait dengan sepeda, apalagi sepeda mahal seperti itu," katanya.

Irwan menyebut pihaknya hanya punya mobil patroli sebagaimana kerap disaksikan oleh masyarakat Kota Makassar.

"Kita selama ini pakai mobil Dalmas, pakai mobil patroli, itu saja. Jadi sepeda itu sebenarnya dipakai foto saja," pungkas Irwan.

Tonton video 'Pemkot Gandeng TNI-Polri Tangani COVID-19 di Makassar':

(nvl/nvl)