Mendagri Sarankan Miras Ballo di Sulsel Diolah Jadi Hand Sanitizer

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Rabu, 08 Jul 2020 16:00 WIB
Foto: Mendagri Tito Karnavian (Andika-detikcom)
Mendagri Tito Karnavian (Andika/detikcom)
Makassar -

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyarankan agar minuman keras (miras) ballo asal Sulawesi Selatan (Sulsel) diolah menjadi hand sanitizer di tengah pandemi virus Corona (COVID-19). Tito menyebut banyak ballo di Sulsel yang disita polisi dapat dimanfaatkan untuk hand sanitizer.

"Saya tadi ngobrol sama Pak Gubernur, 'Pak Gub, di sini kan banyak sekali ballo, ballo itu kan ditangkapi (disita) polisi, ditampung saja oleh kepala daerah, seperti arak Bali itu ditampung mereka dipakai kerjasama dengan universitas, Balai POM, kemudian diubah menjadi hand sanitizer," kata Tito saat Rakor Pilkada Serentak Sulsel 2020 di Kantor Gubernur Sulsel, Makassar, Rabu (8/7/2020).

Tito mengatakan ballo yang disita polisi dari masyarakat masih harus diolah untuk menjadi hand sanitizer.

"Karena ballo itu baru 30-40% (alkoholnya), yang bisa membunuh (virus) itu 70%. (Setelah ballo jadi hand sanitizer) baru kemudian dikasih label," ujarnya.

Awalnya Tito mengarahkan agar kontestasi Pilkada Serentak 2020 di 12 kabupaten/kota di Sulsel menjadi ajang kontestasi penanganan pandemi COVID-19, khususnya bagi kepala daerah petahana yang akan maju kembali. Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dapat memanfaatkan momentum pilkada di tengah pandemi Corona untuk memacu kepala daerah petahana membuat terobosan penanganan Corona.

"Omongan Pak Gub, 'ini daerah ini bupatinya nggak beres cara kerjanya (menangani Corona) sehingga jadi merah, bla, bla,' itu langsung jadi amunisi bagi lawan politiknya sehingga dia bekerja," tuturnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2