Damkar Gandeng Komunitas Reptil Buru Ular yang Tewaskan ABG di Serpong

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 08 Jul 2020 12:05 WIB
Jenazah bocah Y yang tewas akibat dililit ular sanca
Jenazah bocah Y yang tewas akibat dililit ular sanca. (istimewa)
Jakarta -

Ular sanca yang melilit seorang anak laki-laki berinisial Y (13) di Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), belum ditemukan. Ular itu akan diburu dan ditangkap agar peristiwa serupa tidak berulang.

"Kita merencanakan itu akan berkoordinasi dengan komunitas reptil tentang kebiasaan-kebiasaan ular seperti itu seperti apa sih, syukur-syukur bisa ditangkap," kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Kadis Damkar) Tangsel, Uci Sanusi, saat dihubungi detikcom, Rabu (8/7/2020).

Lokasi kejadian berada di pinggir kali di Sektor XII Kencana Loka, Serpong, Tangsel. Uci menyebut kali itu merupakan buangan air rumah tangga dari kompleks perumahan sekitar.

"Yang pasti sungai kecil sebenarnya, memang ada gorong-gorong di sekitar-sekitar situ yang memungkinkan dia masuk ke sana juga," ujar Uci.

"Itu kan buangan-buangan rumah itu ke kali itu, air rumah tangga itu ke sungai itu, nah itu yang ini yang kita sampai sejauh ini belum bisa menemukan di mana sih ininya," imbuhnya.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (6/7) sekitar pukul 23.00 WIB. Y disebut kerap menangkap hewan liar, seperti biawak dan ular. Pada saat kejadian, Y sempat ditolong rekannya, tapi nyawanya tak tertolong.

Tonton video 'Ular Sanca Jumbo Lilit Bocah di Serpong Hingga Tewas':

(dhn/hri)