Pihak Surya Atmadja Nilai Bupati Bogor Cari Panggung soal Kehadiran Rhoma Irama

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Selasa, 07 Jul 2020 17:47 WIB
Kuasa Hukum Keluarga Surya Atmadja, Mukhlis Ramlam
Foto: Kuasa Hukum Keluarga Surya Atmadja, Mukhlis Ramlam (kiri) (Sachril/detikcom)
Bogor -

Keluarga Surya Atmadja, yang meminta pedangdut Rhoma Irama menyanyikan beberapa lagu di Pamijahan, merasa disudutkan oleh Bupati Bogor Ade Yasin. Keluarga juga menanyakan apakah respons Ade Yasin itu untuk 'mencari panggung'.

"Tetapi prinsipnya adalah kita ingin luruskan bahwa semua yang dituduhkan itu tidak benar. Kalau Rhoma-nya manggung, sebenarnya ini yang cari panggung siapa, gitu. Apa motif Ade Yasin terus menyerang kayak begini," kata Kuasa Hukum Keluarga Surya Atmadja, Mukhlis Ramlan, di Desa Cibunian, Pamijahan, Kabupaten Bogor, Selasa (7/7/2020).

Mukhlis menjelaskan Rhoma Irama tidak menggelar konser saat datang ke Pamijahan, Minggu (28/6) kemarin. Rhoma pun, lanjutnya, sudah membuat klarifikasi bahwa dia tidak menggelar konser.

"Kalau dia menuduh bahwa terjadi pelanggaran yang seriusnya, tolong dibuktikan secara fakta juga. Yang diambil pada saat berita mencuat di media adalah saat Bang Haji nyanyi, dan itu didaulat, tidak didesain ya, didaulat untuk memberikan sumbangan lagu. Bukan didesain dari awal. Karena beliau adalah bagian dari keluarga yang sudah lama bersama Abah Surya, sah-sah saja," tutur Mukhlis.

Dia mengatakan Ade Yasin menerima informasi setengah-setengah. Orang-orang yang datang ke khitanan anak Surya Atmadja, lanjutnya, adalah warga Pamijahan. Atau, kata dia, tidak ada masyarakat dari luar Pamijahan yang datang untuk melihat Rhoma Irama.

"Ini tuduhan yang harus kita lakukan dan klarifikasi bahwa apa yang disampaikan Ade Yasin itu mengambil separuh-separuh dari berita yang ada, tidak melihat secara utuh. Kami bisa buktikan bahwa semua yang masuk melalui cek suhu, satu. Pakai masker, dua. Kalau tidak pakai masker, kita kasih masker kemarin dari keluarga," kata dia.

Selanjutnya
Halaman
1 2