Kemendikbud Pastikan Surat Permintaan Data Siswa Berprestasi Hoax

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Selasa, 07 Jul 2020 10:34 WIB
Surat palsu permintaan data siswa berprestasi (Dok. Kemendikbud)
Surat palsu permintaan data siswa berprestasi (Dok. Kemendikbud)
Jakarta -

Beredar surat mengenai permintaan data siswa berprestasi tahun ajaran 2019/2020 yang berkop Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Pihak Kemendikbud pun memastikan kalau surat tersebut merupakan surat palsu atau hoaks.

Dilansir melalui akun resmi Kemendikbud, https://kemdikbud.go.id, surat edaran yang beredar tersebut bernomor 5749/D/R/2019 yang ditujukan kepada Kepala SD/SMP/SMA/SMK/SLB seluruh Indonesia. Surat itu menampilkan tanda tangan Direktur Jenderal Pendidikan dasar dan Menengah Hamid Muhammad pada Selasa, 30 Juni 2020.

Kemendikbud mengatakan surat tersebut adalah hoaks. Masyarakat juga diminta lebih berhati-hati dan melakukan konfirmasi terkait surat edaran yang mengatasnamakan Kemendikbud.

"Berikut ini terlampir surat hoaks yang beredar di masyarakat mengenai Permintaan Data Siswa Berprestasi Tahun Ajaran 2019/2020," tulis Kemendikbud di situs resminya yang dilihat detikcom pada Selasa (7/7/2020).

"Kepada seluruh masyarakat dimohon untuk berhati-hati terhadap adanya surat palsu tersebut dan selalu melakukan konfirmasi terlebih dahulu ke Kementerian," tegas Kemendikbud.

Surat palsu permintaan data siswa berprestasi (Dok. Kemendikbud)Kemendikbud Pastikan Surat Permintaan Data Siswa Berprestasi Hoax. Foto: Surat palsu permintaan data siswa berprestasi (Dok. Kemendikbud)

Dalam surat hoaks tersebut, pemerintah disebut akan memberikan bantuan beasiswa bagi siswa negeri ataupun swasta yang berprestasi di bidang akademik maupun non-akademik. Dikatakan, beasiswa itu diperuntukkan bagi siswa di jenjang SD/SMP/SMA/SMK/SLB.

Surat hoaks yang beredar itu juga meminta siswa untuk mengisi data pribadi. Mulai dari nama peserta didik, prestasi peserta didik, nama sekolah, alamat lengkap, nama orang tua, telepon orang tua, hingga pekerjaan orang tua.

Tonton video 'Kemendikbud soal PPDB: Jalur Bina RW Sesuai Aturan':

(imk/imk)