Menkum Yasonna Tegaskan Dukungan RI terhadap Serbia dalam Konflik dengan Kosovo

Eva Safitri - detikNews
Selasa, 07 Jul 2020 01:21 WIB
Menkum HAM Yasonna Laoly bersama Wakil Perdana Menteri merangkap Menteri Luar Negeri Serbia Ivica Dacic di Beograd
Menkum HAM Yasonna Laoly bersama Wakil Perdana Menteri merangkap Menteri Luar Negeri Serbia Ivica Dacic di Beograd (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Pemerintah menegaskan dukungan kepada Serbia dalam konflik dengan Kosovo. Hal itu diungkapkan Menkum HAM Yasonna Laoly dalam kunjungan kerjanya ke Serbia.

"Kami menghargai hubungan bilateral yang sudah terjalin baik antara Indonesia dengan Serbia yang sudah berlangsung sejak 1954. Posisi Indonesia dalam isu Kosovo sudah tegas, yakni mendukung kedaulatan dan keutuhan wilayah Serbia sebagai sesama anggota PBB," kata Yasonna, dalam keterangan tertulisnya, Senin (6/7/2020).

"Adapun Indonesia mendukung penyelesaian konflik ini secara damai lewat dialog dan negosiasi dan dalam posisi tidak mengakui deklarasi kemerdekaan sepihak yang dilakukan Kosovo," imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, Serbia dan Kosovo memang terlibat konflik yang dipicu perseteruan antara etnis Serbia dan Albania. Pertikaian ini kemudian berlanjut dengan pernyataan kemerdekaan sepihak Kosovo dari Serbia pada tanggal 17 Februari 2008. Adapun isu Kosovo tetap menjadi salah satu isu sensitif dalam masyarakat internasional selama lebih dari sedekade terakhir.

Kedatangan delegasi Indonesia yang dipimpin Yasonna ke Serbia tak lepas dari pembahasan rancangan kerja sama Mutual Legal Assitance (Bantuan Hukum Timbal Balik) dan Ekstradisi antara kedua negara. Yasonna juga didampingi unsur polri yang diwakili Kadivhubinter Irjen Napoleon Bonaparte beserta tim.

"Kami menghargai iktikad pemerintah Serbia yang telah menyerahkan rancangan awal perjanjian tersebut. Kami berharap kita bisa menyelesaikan pembahasan terkait rancangan perjanjian tersebut pada tahun ini dan bisa memulai negosiasi pertama di Indonesia pada tahun depan," ujar Yasonna.

Selanjutnya
Halaman
1 2