Polisi Usut Kasus Jenazah Pasien Corona Diambil Paksa dari RSUD Mataram

Jabbar Ramdhani - detikNews
Senin, 06 Jul 2020 23:12 WIB
Sejumlah warga menggeruduk RSUD Mataram untuk mengambil paksa jenazah pasien Corona (Screenshot video viral)
Sejumlah warga menggeruduk RSUD Mataram untuk mengambil paksa jenazah pasien Corona. (Screenshot Video Viral)
Jakarta -

Sejumlah warga datang dan mengambil paksa jenazah pasien positif Corona (COVD-19) dari RSUD Mataram di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Polisi tengah menyelidiki kasus tersebut.

"Kita lagi ngusut. Tadi sudah kita identifikasi beberapa video, pihak yang akan memprovokasi. Grup WA juga kita identifikasi. Besok akan mulai kita panggil untuk dimintai keterangan, klarifikasi, terkait aksi mereka," kata Kasat Reskrim Polresta Mataram AKP Kadek Adi Budi Astawa saat dimintai konfirmasi, Senin (6/7/2020).

Peristiwa pengambilan paksa jenazah pasien Corona itu terjadi pada malam ini. Dia mengatakan pihak RSUD terpaksa menyerahkan jenazah pasien tersebut untuk menghindari kericuhan.

"Sudah diserahkan karena tadi massa banyak banget dan tidak terkendali. Dari pihak RS tidak mau mengambil risiko. Jadi mereka hanya menyiapkan surat penolakan bahwa dari pihak keluarga menolak penanganan jenazah tersebut menggunakan protokol COVID," kata AKP Kadek.

Dia mengatakan warga memaksa membawa jenazah karena tidak percaya hasil swab tes pasien Corona tersebut. Berdasarkan tes swab yang dilakukan pihak RSUD Mataram, pasien tersebut dinyatakan positif Corona.

"Dari hasil swab, keterangan dari RS Mataram positif," ujarnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2