Kejagung Periksa 3 Staf OJK dan 2 Perusahaan Sekuritas Terkait Kasus Jiwasraya

Yulida Medistiara - detikNews
Senin, 06 Jul 2020 22:24 WIB
Gedung Bundar Kejaksaan Agung
Gedung Kejaksaan Agung (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Kejaksaan Agung (Kejagung) terus memeriksa sejumlah saksi untuk mengusut kasus dugaan korupsi dana investasi pada PT Asuransi Jiwasraya (persero). Sebanyak 3 staf Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan 2 perusahaan sekuritas diperiksa penyidik.

"Tim Jaksa Penyidik pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung RI, kembali melakukan pemeriksaan 5 (lima) orang saksi yang terkait dengan perkara tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT Asuransi Jiwasraya (persero)," kata Kapuspenkum Kejagung Hari Setiyono dalam keterangannya, Senin (6/7/2020).

Saksi yang diperiksa atau diminta keterangannya hari ini untuk beberapa tersangka, baik korporasi maupun pribadi. Saksi yang diperiksa terkait tersangka korporasi PT. Pinnacle Persada Investama yaitu Anggoro Sri Setiaji selaku kasi Pasar Modal pada Divisi Investasi PT Asuransi Jiwasraya (persero) 2014-2018.

Sedangkan saksi yang diperiksa berkaitan dengan tersangka Korporasi PT Jasa Capital Asset Management, yaitu Ruben Sukatendel selaku Direktur PT Oso Manajemen Investasi. Selain itu, penyidik memeriksa 3 saksi terkait tersangka oknum OJK, yaitu Solihin selaku Kabag Pengembangan pada DPIV OJK, Suhartono selaku PIC Saham POOL pada DPKM OJK, dan Pudjo Damaryono selaku Kepala Bagian Pendaftaran Produk Pengelolaan Investasi pada Direktorat Pengelolaan Investasi Departemen Pengawasan Pasar Modal 2A OJK.

Pemeriksaan saksi-saksi yang merupakan pengembangan terhadap penyidikan perkara sebelumnya, guna mencari alat bukti untuk membuktikan perbuatan pidana dari para tersangka. Penyidik mendalami 3 saksi dari staf OJK untuk mengetahui terkait proses pengawasan investasi.

"Ketiga saksi yang berasal dari Direktorat Pengelolaan Investasi pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI dianggap perlu untuk mengetahui tentang bagaimana seharusnya proses pengawasan investasi keuangan dan kaitannya dengan pengelolaan investasi yang terjadi dalam jual beli saham dari pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT Asuransi Jiwasraya (Persero) di Bursa Efek Indonesia," ujar Hari.

Selanjutnya
Halaman
1 2