Sudin Dukcapil Jaksel: Djoko Tjandra Baru Pertama Kali Buat e-KTP

M Ilman Nafian - detikNews
Senin, 06 Jul 2020 17:59 WIB
Buronan kasus hak tagih (cessie) Bank Bali, Djoko Tjandra, membuat KTP elektronik (e-KTP) kurang dari sejam. Terkait hal tersebut, Komisi III DPR RI akan memanggil Dukcapil DKI dan lurah setempat.
e-KTP Djoko Tjandra (Foto: 20Detik)
Jakarta -

Kepala Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Kasudin Dukcapil) Jakarta Selatan, Abdul Haris, mengatakan Djoko Tjandra baru pertama kali membuat e-KTP pada 8 Juni 2020. Sebelum itu, buronan kasus kasus cessie Bank Bali tersebut masih menggunakan KTP model lama.

"Untuk e-KTP, (Djoko Tjandra) baru pertama kali (buat). Kan gini, dia kasus DPO tahun 2008 kan, perekaman e-KTP aja baru mulai 2010. Rekam massal 2010, sedangkan dia DPO 2008. Jadi dia pegang KTP lama yang model simduk," ujar Abdul saat dihubungi, Senin (6/7/2020).

Abdul menjelaskan, saat pertama kali datang ke Kelurahan Grogol Selatan, Jakarta Selatan untuk membuat e-KTP, mulanya petugas mengecek data Djoko di database sistem Dukcapil. Rupanya, data Djoko tidak ada karena sebelumnya belum pernah melakukan perekaman data e-KTP.

"Di situ dia (Djoko) kasih KK, dia kasih KTP lama entah asli atau foto copy saya nggak tahu, dipanggil pake mik, 'oh pak ini belum pernah rekam jadi kita nggak bisa cetak'. Jadi musti rekam dulu, nah direkam lah, difoto, diambil sidik jari, diambil airis mata sama yang terakhir tanda tangan kan," katanya.

Selanjutnya
Halaman
1 2