Wanita Muda di Bogor Diteror Pemotor, Wajahnya Disiram Cairan Diduga Sperma

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Senin, 06 Jul 2020 13:42 WIB
Korban Pelecehan di Gunungputri Bogor
Foto: Korban Pelecehan di Gunungputri Bogor (Sachril-detik)
Bogor -

Seorang wanita di Gunungputri, Kabupaten Bogor mengaku disiram cairan yang diduga sperma. Korban mengaku disiram cairan tersebut saat sedang mengendarai sepeda motor.

Isu adanya teror cairan diduga sperma ini ramai tersebar dan diberitakan media berbasis di Bogor. detikcom pun berupaya melakukan penelusuran dengan mengonfirmasi langsung kepada salah satu korban berinisial R. Saat ditanya apakah cairan tersebut memang sperma atau bukan, R tidak membenarkan atau membantah.

Namun demikian, R menyebut cairan yang disiramkan ke wajahnya itu berbau dan berlendir.

"Kurang tau sih itu sperma apa nggak. Tapi bau dan berlendir gitu sih," kata korban, R (20), ketika ditemui di kosannya, di wilayah Gunungputri, Kabupaten Bogor, Senin (6/7/2020).

R mengungkapkan penyiraman cairan yang diduga sperma ini terjadi di Jalan Sanding I, Bojong Nangka, Minggu (5/7) sekitar pukul 21.30 WIB. Saat kejadian, dia bersama temannya, S (19), ingin pulang ke kosan dengan membawa sepeda motor.

"Iya habis pulang main. Terus kan berpapasan gitu, ya. Ada cowok, sendiri, bawa motor. Motornya (merek) gede gitu, kayaknya Vario deh. Terus dari jauh sudah kelihatan dia bawa air botol gitu, nggak tau apa, tapi (warna airnya) putih," ungkapnya.

"Terus langsung mepet saja gitu (motor pelaku) ke kita. Terus langsung ngehampirin, langsung siram ke muka (saya) gitu langsung. Kayak sengaja (menyiram cairan diduga sperma)," ungkapnya.

Korban Pelecehan di Gunungputri BogorLokasi Korban Pelecehan di Gunungputri Bogor (Sachril-detik)

Saat kejadian, R mengatakan kondisi jalanan sedang sepi. R pun mengaku langsung berteriak usai disiram. Setelah itu, dia dan temannya berusaha kabur dengan menambah kecepatan sepeda motor.

Dia pun mengungkapkan muka dan pakaiannya terkena cairan tersebut. Sedangkan temannya, muka, baju, dan jaketnya terkena cairan yang diduga sperma ini.

"Abis disiram itu kita kabur kan, takut. Dianya juga bawa motornya pelan, nggak kabur saja (setelah menyiram)," ujarnya.

R pun berniat melaporkan hal ini ke Polsek Gunungputri hari ini. Pakaian yang dia dikenakan pada saat kejadian akan dibawa ke polisi sebagai barang bukti.

Baju korban pelecehan di GunungputriFoto: Baju korban pelecehan di Gunungputri (Sachril-detik)

Terpisah, Kapolsek Gunung Putri Kompol Andriyanto mengaku belum menerima laporan korban. Andriyanto pun mempersilahkan korban untuk melaporkan hal ini ke polisi.

"Kita lagi menunggu laporan karena sampai saat ini belum ada laporan ke kita. Belum ada laporan ke kita, seandainya ada laporan nanti kita tindaklanjuti," ujar Andriyanto, ketika dihubungi.

Tonton video 'Geger Teror Pelemparan Sperma di Tasikmalaya':

(hri/hri)