Bawaslu Banten: Pilkada di 4 Kabupaten/Kota Rawan Mobilisasi ASN

M Iqbal - detikNews
Senin, 06 Jul 2020 10:32 WIB
Koordinator Penyelesain Sengketa Bawaslu Banten, Ali Faishal (Foto: M Iqbal/detikcom)
Koordinator Penyelesain Sengketa Bawaslu Banten, Ali Faishal (Foto: M Iqbal/detikcom)
Serang -

Mobilisasi aparatur sipil negara (ASN) jadi perhatian khusus Bawaslu Banten. Pilkada di 4 kabupaten/kota di Banten disebut rawan terhadap pengerahan ASN untuk memilih salah satu calon.

Koordinator Penyelesaian Sengketa Bawaslu Banten, Ali Faishal, pun mewanti-wanti perihal kerawanan tersebut. Mengingat, pada Pilkada Serentak 2020 yang digelar di 4 kabupaten/kota di Banten terdapat calon petahana.

"Semua di 4 kabupaten/kota ini rawan mobilisasi ASN, oleh karenanya Bawaslu wanti-wanti terhadap ASN itu," kata Faishal kepada wartawan, Senin (6/7/2020).

Faishal mengatakan pihaknya bakal memperkuat aspek pencegahan agar mobilisasi ASN oleh petahana tak terjadi. Menurutnya, mobilisasi ASN dalam pemilihan umum di daerah rawan dilakukan oleh calon petahana.

"Bawaslu kan bicaranya pada aspek pencegahan dan penindakan, kita dalam hal pencegahan sudah dan akan terus selama Pilkada ini berlangsung," kata dia.

Faishal mengungkapkan beberapa kasus sudah mulai muncul terkait mobilisasi ASN. Di Tangsel, beredar pengerahan ASN untuk memilih salah satu calon. Bawaslu pun masih memproses perkara tersebut dengan memanggil beberapa pihak terkait.

"Di Tangsel sedang diproses oleh Bawaslu Tangsel, dipanggil beberapa pihak," kata dia.

Pilkada Serentak di Banten bakal dilaksanakan di 4 kabupaten/kota, yakni Kota Cilegon, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Serang, dan Kabupaten Pandeglang.

(mae/mae)