Golkar DKI Minta Pemprov Tanggung Jawab ke Murid yang Gagal di PPDB

Farih Maulana Sidik - detikNews
Minggu, 05 Jul 2020 05:21 WIB
Basri Baco
Ketua F-Golkar DPRD DKI Basri Baco (Foto: Dok. Istimewa)
Jakarta -

Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta Basri Baco meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bertanggung jawab terhadap siswa-siswi yang gagal masuk ke sekolah negeri gara-gara kebijakan PPDB DKI 2020. Basri menilai kebijakan PPDB jalur zonasi yang memprioritaskan usia telah merugikan banyak orang.

"Jadi gini, sebenarnya wajar saja sebagian orangtua menuntut itu, karena kebijakan PPDB yang pakai seleksi usia dan disampaikan mendadak sekali, tidak sosialisasi apapun dan dipaksakan oleh Dinas Pendidikan sangat merugikan," kata Basri kepada wartawan, Sabtu (4/7/2020).

Basri mengatakan sangat wajar jika aturan seleksi dalam PPDB DKI 2020 ini banyak dikritik. Pasalnya, kata dia, kebijakan ini cenderung dipaksakan tanpa ada sosialisasi yang cukup dan argumen yang tepat soal apa yang menjadi tujuan Pemprov DKI memilih menyeleksi siswa masuk sekolah dengan tolok ukur usia.

"Sampai detik ini pun saya nggak ngerti apa sebenarnya yang menjadi konsen, tujuan, visi misi Dinas Pendidikan menyeleksi orang masuk sekolah negeri itu pakai usia. Menurut saya nggak masuk akal dan tidak ada relevansinya," katanya.

Selanjutnya
Halaman
1 2