Update COVID-19: Pemkab Sumedang Laporkan Penambahan 2 ODP

Angga Laraspati - detikNews
Sabtu, 04 Jul 2020 20:56 WIB
Umat muslim melaksanakan salat jumat di Masjid Cut Meutia, Jakarta, Jumat, 5 Juni 2020. Salat Jumat perdana di tengah penerapan aturan PSBB Transisi dengan mematuhi protokol kesehatan seperti jarak fisik, cek suhu tubuh dan mencuci tangan. CNNIndonesia/Safir Makki
Foto: CNN Indonesia/Safir Makki
Jakarta -

Kasus COVID-19 di Kabupaten Sumedang sampai saat ini masih terpantau dalam kondisi cenderung stabil. Terhitung per 4 Juli, jumlah pasien positif di Sumedang sebanyak 13 orang dengan 10 orang yang sudah dinyatakan sembuh.

Lebih lanjut berdasarkan hasil Rapid Test yang dilakukan, Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Sumedang melaporkan terdapat 1 pasien reaktif yang berasal dari Kecamatan Sumedang Utara. Dengan penambahan tersebut, jumlah total reaktif di Sumedang sebanyak 74 orang dengan 70 orang dinyatakan selesai dan orang meninggal dunia.

"Perlu diketahui dan dipahami bersama, bahwa hasil Rapid Test Reaktif belum tentu positif terpapar COVID-19, untuk membuktikannya harus dilanjutkan dengan uji Polymerase Chain Reaction /SWAB Test," ungkap Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Sumedang dalam keterangan tertulis, Sabtu (4/7/2020).

Selanjutnya Pemkab Sumedang menyampaikan bahwa pasien yang meninggal dengan status Reaktif Rapid Test, walaupun belum tentu positif COVID-19 namun pemulasaraannya dilaksanakan menggunakan standar protokol pasien COVID-19, dengan tujuan untuk melindungi masyarakat terpapar bila ternyata jenazah yang bersangkutan positif COVID-19.

"Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dan pasien Rapid Test Reaktif jumlahnya dipisahkan dari Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dengan tujuan agar tidak terjadi duplikasi data," imbuhnya.

Di sisi lain, untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Pemkab Sumedang nyatakan nihil dan total jumlah pasien PDP hingga saat ini tetap berjumlah 53 orang dengan rincian 52 orang dinyatakan sembuh dan 1 orang meninggal dunia. Namun, Pemkab Sumedang mengumumkan terjadi penambahan pada Orang Dalam Pantauan (ODP) sebanyak 2 orang yang awalnya berjumlah 982, kini berjumlah 984 orang.

Pemkab Sumedang juga mengingatkan kembali kepada warga Sumedang Pada masa AKB kali untuk selalu menerapkan STMJ atau Singkat, Tak Bersentuhan, Masker, Jaga Jarak. Jangan beraktivitas berlama-lama lebih dari yang diperlukan, tidak bersentuhan dengan orang lain maupun menyentuh hal-hal yang sering disentuh orang, masker harus selalu dipakai saat beraktivitas dan tetap jaga jarak fisik selalu.

"Selain itu menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), hal yang tidak kalah pentingnya lagi adalah menjaga imunitas tubuh dengan selalu makan makanan bergizi, berolahraga teratur, penuhi kebutuhan minum air putih setiap hari dan minum vitamin," pungkas Gugus Tugas Pemkab Sumedang.

Pemkab sumedangPemkab sumedang Foto: Pemkab sumedang

(mul/mpr)