Terpopuler Sepekan

Apresiasi untuk Polisi yang Tolak Anak Laporkan Ibu Sendiri

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 04 Jul 2020 14:44 WIB
Biker riding motorcycle on an empty road at sunset
Ilustrasi sepeda motor (Foto: dok. Thinkstock)
Jakarta -

Hati ibu mana yang tak luka saat anak yang dikandung 9 bulan dalam perutnya berbuat durhaka? Hanya karena sepeda motor seharga Rp 11 juta, seorang anak di Nusa Tenggara Barat (NTB) tega hendak memenjarakan ibunya.

Kisah ini terjadi di Lombok Tengah. Polisi spontan menolak laporan si anak.

"Saya memandangnya secara hati nurani saja ya, ibaratnya sebenarnya bukan menolak, ya. Saya kemarin itu secara spontanitas saja, masak sih tega (mempolisikan) ibu sendiri," kata Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah AKP Priyo Suhartono saat dihubungi, Senin (29/6/2020).

Priyo justru akhirnya memediasi agar permasalahan ibu dan anak itu menemukan titik terang tanpa harus dibawa ke meja hijau. Priyo menuturkan si anak justru semakin keras hati.

"Kemarin itu langsung kita panggil kan, anak sama ibunya ini. Tadinya cuma mau mediasi saja, tapi anaknya makin ngotot, makin berantem sama ibunya, cekcok mulutlah," imbuhnya.

Dalam hal ini, si anak berinisial M (45) hendak melaporkan ibunya, yaitu KS (61), ke Polres Lombok Tengah dengan tuduhan penggelapan sepeda motor. Priyo menjelaskan, sepeninggal ayahnya, M menjual tanah warisan seharga Rp 200 juta. M lalu membelikan ibunya sepeda motor dari hasil penjualan tanah serta memberikan uang tunai Rp 4 juta.

"Berawal dari harta warisan, waktu bapaknya meninggal, mereka ini punyalah tanah. Tanah ini dijual sama si anak ini Rp 200 juta. kemudian dari Rp 200 juta itu, si ibunya ini hanya dibelikan motor sama si anak hasil penjualan warisan tanah," cerita Priyo.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3