Round-Up

Dicatut Jadi Pendukung Rian Ernest Berujung Warga Lapor ke Bawaslu Batam

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 04 Jul 2020 07:32 WIB
Rian Ernest
Foto: Rian Ernest (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Sejumlah warga protes lantaran data dirinya masuk sebagai pendukung salah satu bakal calon Wali Kota Batam, Rian Ernest. Warga lantas melaporkan dugaan pencatutan diri tersebut ke Bawaslu Batam.

Laporan mengenai kasus dugaan pencatutan data diri ini awalnya disampaikan anggota Bawaslu Kepri, Idris, saat dihubungi detikcom, Jumat (3/7/2020). Laporan itu, kata Idris, telah ditindaklanjuti oleh Bawaslu Batam.

"Memang kemarin info yang saya dapat itu (warga merasa namanya dicatut di daftar pendukung Rian Ernest-red), memang sudah ada yang melaporkan terkait yang tidak mendukung tapi namanya masuk dalam list dukungan bakal calon perseorangan. Nah kemarin mereka sudah laporkan ke Bawaslu terkait itu," kata Idris.

Menurut Idris, ada banyak warga yang tak terima dirinya masuk daftar pendukung Rian. Mereka lalu menuliskan aduannya dalam form.

"Memang kemarin ada banyak sih yang ditemukan seperti itu, ada yang masyarakatnya komplain. Ada juga yang misalnya hanya ya sudah nggak mendukung, lalu mencatat dalam form, proseduralnya seperti itu," ujar Idris.

Tonton juga 'Rian Ernest PSI Bicara Rumor Parpol Cari Duit dari APBD DKI':

[Gambas:Video 20detik]

Idris mengatakan Rian Ernest merupakan satu-satunya bakal calon wali kota yang maju lewat jalur perseorangan. Saat ini, kata Idris, tahapan Pilwalkot Batam 2020 sudah masuk ke tahapan verifikasi datang pendukung calon perseorangan.

"Terkait itu di Kepri kan ada dua kabupaten/kota yang ada calon perseorangan, Batam sama Anambas. Nah kebetulan kalau Batam kan ada satu calon perseorangan, di Anambas ada dua. Yang mana pada saat ini kan sudah berjalan nih mulai tanggal 24 Juni sampai 12 Juli besok adalah tahapan verifikasi dukungan calon perseorangan, verifikasi faktualnya di lapangan," jelas Idris.

"Nah kawan-kawan kabupaten/kota bersama panwascam dan PKD tentunya melakukan pengawasan. Nah sebagaimana yang dilakukan PPS ya, KPU dalam verifikasi faktual, yang langsung melakukan pendampingan divisi penanganan pelanggaran, yaitu Pak Ketua Bawaslu (Kepri) sendiri, Pak Sjahrie Papene. Beliau melakukan pendampingan kemarin di Bawaslu Batam," lanjut Idris.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3