Anies Izinkan Reklamasi Ancol, PDIP Singgung Konsistensi Janji Kampanye

Arief Ikhsanudin - detikNews
Sabtu, 04 Jul 2020 07:17 WIB
Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta Gembong Warsono di Kantor DPD PDIP Jakarta, Senin (25/4/2016).
Foto: Gembong Warsono (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengizinkan reklamasi untuk perluasan kawasan Ancol, Jakarta Utara. PDIP DKI Jakarta menyinggung soal janji kampanye anti reklamasi saat Pemilihan Gubernur 2017.

"Itu kan soal konsistensi Pak Anies. Soal konsistensi Pak Anies dalam tepati janji kampanye untuk dapatkan simpati, dia teriak lantang untuk menolak reklamasi, itu kan teriaknya," ucap Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono, saat dihubungi, Jumat (3/7/2020).

Menurut Gembong, soal reklamasi tak mungkin bisa dihindari oleh Pemprov DKI Jakarta. Hal itu, menurutnya, sudah diketahui oleh Anies saat kampanye.

"Realita hukumnya bahwa izin oleh pemerintah pusat, pasti dia sudah tahu itu. Apa yang disampaikan pas kampanye, pasti tahu (pasti tidak akan bisa). Kenapa disampaikan saat kampanye, itu kan untuk mendapatkan simpati," kata Gembong.

Menurut Gembong, reklamasi ada kaitannya dengan Perpres nomor 60 tahun 2020 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Perkotaan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Puncak, dan Cianjur.

Tonton juga 'Pemprov DKI: Reklamasi Ancol untuk Kawasan Wisata Warga':

[Gambas:Video 20detik]

"Kalau saya tangkapnya begini, itu izin itu diberikan karena alasannya Perpres 60 tahun 2020, yang kedua soal isi dalam pengembangan Ancol dari bagian pengembangan aja. Mau dibuat apa bagian pengembangan Ancol sendiri," ucap Gembong.

Gembong bersama PDIP tidak masalah jika akan ada reklamasi untuk perluasan Ancol. Namun, pengerjaan oleh Pembangunan Jaya harus dilakukan dengan benar.

"Yang paling penting, bagaimana kondisi persahana itu sendiri. Jangan di tengah jalan ujungnya mereka minta PMD (penyertaan modal daerah). Kesehatan perusahaan jadi faktor utama sebelum dia melakukan pengembangan terhadap Ancol itu sendiri," ujar Gembong.

Selanjutnya
Halaman
1 2