27 Warga Gorontalo yang Terjebak Banjir Dievakuasi Tim SAR ke Pengungsian

Ajis Khalid - detikNews
Sabtu, 04 Jul 2020 05:20 WIB
Evakuasi warga di banjir Gorontalo
Foto: Evakuasi warga di banjir Gorontalo (Dok. Istimewa)
Gorontalo -

Sebanyak 27 warga yang terjebak banjir di Gorontalo dievakuasi tim SAR gabungan. Sebagian besar yang dievakuasi adalah kaum perempuan, orang dewasa, dan seorang bayi dari lantai dua sebuah rumah menuju ke lokasi pengungsian.

Kepala Kantor Basarnas Gorontalo Djefri Mewo menjelaskan sampai dengan dini hari tadi, tim SAR gabungan dibantu personel TNI-Polri serta masyarakat telah mengevakuasi 27 warga yang masih berada di dalam rumah.

"Warga yang kami evakuasi ada di Kelurahan Kampung Bugis dan Kelurahan Padebuolo, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo. Kami di lapangan dilengkapi dengan tiga perahu karet, rescue truck, personel truck, rescue compartment dan rescue car. Kami ikut serta sebagai perbantuan dalam rangka meningkatkan responsifitas dan evakuasi SAR yang maksimal," kata Djefri Mewo, saat dihubungi detikcom, Sabtu (4/7/2020).

Evakuasi warga di banjir GorontaloFoto: Evakuasi warga di banjir Gorontalo (Dok. Istimewa)

Djefri mengatakan banjir kali ini lebih parah dari banjir sebelumnya yang terjadi pada Juni lalu. Bahkan ketinggian sudah mencapai atap rumah warga. Terutama rumah yang berada di sekitar bantaran Sungai Bone.

Sementara itu, Kepala Sub Seksi Operasi Basarnas Gorontalo Muhammad Rizal mengatakan sekitar pukul 18.00 WITA, Jumat (3/7/), tim Basarnas Gorontalo menerima informasi sejumlah warga yang terjebak banjir, terutama orang tua.

"Kami dari malam hingga dini hari terus melakukan evakuasi. Terutama warga terjebak dan ingin menuju lokasi pengungsian. Bukan hanya orang dewasa kami juga sempat mengevakuasi bayi beserta orang tuanya," ucap Rizal.

Basarnas Gorontalo menurunkan 4 tim ke lokasi banjir guna mengevakuasi warga yang terjebak banjir. Tim SAR terus disiagakan untuk mengevakuasi warga.

"Memang sejak pagi tadi kita sudah menerima laporan masuk terkait dengan musibah banjir dan tim rescue sudah kita standby di kantor untuk berjaga. Sore hari kita sudah bergerak dan sampai saat ini tim masih melakukan evakuasi warga dan berjaga-jaga," tutup Rizal.

Sebelumnya, banjir yang terjadi di wilayah kota dan kabupaten sekitar Gorontalo belum surut. Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengimbau warga yang tinggal di bantaran Sungai Bone untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman.

"Yang kita lakukan sekarang adalah mengimbau masyarakat yang ada di bantaran Sungai Bone yang terkena banjir sangat parah untuk segera mengungsi," kata Rusli Habibie, saat meninjau posko pengungsian di Belle Limbui, Jumat (3/7).

(rfs/rfs)