Polisi Ungkap Motif Eks Pegawai Starbucks Rekam-Sebar Video Intip Pelanggan

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Jumat, 03 Jul 2020 19:14 WIB
Polisi rilis eks pegawai starbucks intip payudara pelanggan
Foto: DD, eks pegawai Starbucks tersangka UU ITE (Wilda Hayatun Nufus)
Jakarta -

Satu orang bekas pegawai Starbucks ditetapkan sebagai tersangka di kasus intip payudara pelanggan lewat CCTV. Tersangka DD (22) mengaku merekam dan menyebarkan video itu ke media sosial dengan alasan iseng.

"Jadi hanya merupakan keisengan dari tersangka DD yang mencoba menggoda saksi KH yang pada saat itu ada kenalan namanya saudari VA yang datang ke kedai tersebut," kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto dalam keterangan kepada wartawan di Polres Jakut, Jakarta Utara, Jumat (3/7/20200.

Budhi menjelaskan, saat kejadian pada Selasa (1/7) lalu, VA datang bersama temannya SS ke gerai Starbucks di Sunter Mall tersebut. VA dan KH disebut-sebut sudah saling kenal sebelumnya.

Ketika mengetahui VA sempat datang ke gerai Starbucks, tersangka DD dan saksi KH kemudian mencoba mencari VA lewat CCTV. Ruangan CCTV itu sendiri ada di back office, yang mana para karyawan bebas keluar-masuk ke ruangan itu.

"Jadi dua-duanya baik KH maupun DD sebenarnya sebagai barista. Jadi mereka sebenarnya tidak ada kompetensinya juga terkait dengan elektronik atau CCTV yang ada di sana, namun memang karena itu berada di back office dan semua orang mungkin atau karyawan itu bisa masuk ke ruang lingkup tersebut, sehingga bisa dengan mudah mengakses CCTV yang ada di situ," papar Budhi.

Pada saat itulah, terjadi aksi 'mengintip payudara' lewat CCTV yang kemudian viral di media sosial. Kasat Reskrim Polres Metro Jakut Kompol Wirdhanto Hadicaksono mengatakan, tersangka DD lah yang merekam dan memposting video tersebut ke media sosial.

"Sebenarnya maksudnya itu cuma bercanda, dia kebiasaan dia mem-posting lucu-lucuan, iseng saja katanya," kata Wirdhanto.

Meski begitu, namun polisi menyatakan bahwa perbuatan DD merekam dan menyebarkan video ke media sosial adalah sebuah tindak pidana. DD pun ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

Sementara KH yang mengoperasikan CCTV dan men-zoom ke arah pelanggan, berstatus sebagai saksi. KH mengaku tidak sengaja men-zoom di bagian payudara, karena gambar VA saat itu kecil dan tidak terlalu jelas.

Selanjutnya
Halaman
1 2