Tangani 190 Pasien COVID-19 Sendirian, Dokter Asal Maros 6 Pekan Belum Pulang

Moehammad Bakrie - detikNews
Jumat, 03 Jul 2020 13:31 WIB
dr Sugih Wibowo
Dokter Sugih Wibowo (Bakrie/detikcom)

Selain karena ditugaskan sendiri sebagai dokter, alumni Kedokteran Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar itu mengaku kecewa karena selama hampir 6 pekan bertugas, insentif yang dijanjikan dari Dinkes, belum ia terima sepeser pun. Saat ia meminta, jawabannya hanya diminta bersabar.

"Mungkin saya bisa terima hal itu, tapi istri di rumah bagaimana. Sudah sering dia pertanyakan, saya hanya bisa jawab, sabar. Karena itu juga yang disampaikan ke saya. Tapi kan sabar ini tidak bisa dipakai beli susu kan," kelakarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Maros, Davied Syamsuddin, berjanji akan segera menindaklanjuti keluhan itu dan akan segera menarik dr Sugih dari tempat tugasnya saat ini. Pihaknya pun meminta maaf atas ketidaknyamanan itu.

"Segera kami akan menggantikan posisinya dengan dokter lain. Kemarin itu, memang hanya ada 2 dokter yang mau jadi relawan, 1 ke Jakarta dan dr Sugih ini ditempatkan di Harper," katanya.

Terkait insentif, ia menjelaskan, kalau pos anggarannya itu ada dua. Untuk yang di Harper sendiri, akan diambil dari biaya tak terduga (BTT) dan dana itu sudah siap dicairkan dalam waktu dekat. Sementara untuk tenaga kesehatan lainnya, itu dimasukkan ke anggaran pusat.

"Kalau untuk di Harper, itu sudah siap dananya, dalam waktu dekat akan kita cairkan. Kalau nakes lain, itu masih tunggu anggaran dari pusat, karena memang sumber dananya dari sana," pungkasnya.

Halaman

(nvl/nvl)