Kepala BNNP Ungkap Banten Rentan Jadi Jalur Edar hingga Produksi Narkoba

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Jumat, 03 Jul 2020 12:06 WIB
Kepala BNNP Banten hadiri pemusnahan barang bukti HP sitaan LP Tangerang
Foto: Kepala BNNP Banten (baju biru) hadiri pemusnahan barang bukti HP sitaan LP Tangerang (Kadek/detikcom)
Jakarta -

Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Banten, Brigjen Tatan Sulistyana menyampaikan, Provinsi Banten rentan menjadi jalur peredaran hingga produksi narkoba. Hal itu terlihat dari meningkatnya kualitas peredaran narkoba dalam beberapa waktu terakhir.

"Di tahun 2020 memang ada peningkatan secara kualitas, 2 hari yang lalu kita bisa mengungkap jaringan narkotika Aceh-Jakarta dengan barang bukti kurang lebih 298 kg ganja. Ini membuktikan bahwa provinsi Banten masih rentan sebagai jalur tidak hanya wilayah edar tapi lintasan tempat transit tapi juga tempat produksi," kata Tatan usai menghadiri apel deklarasi dan komitmen bersama gerakan anti narkoba di Lapas Klas 1 Tangerang, Banten, Jumat (3/7/2020).

Tatan menuturkan, peningkatan peredaran narkoba menuntut BNNP untuk lebih meningkatkan kewaspadaan. Dikatakan Tatan, selama pandemi Corona, peredaran marak dilakukan melalui jalur-jalur yang jarang tersentuh aparat.

"Ini menuntut kita untuk meningkatkan kewaspadaan, masa pandemi mereka menggunakan jalur-jalur yang jarang tersentuh oleh aparat. Contohnya jalur logistik, jalur kesehatan dan sebagainya termasuk jalur-jalur yang melalui jalur ekspedisi ini yang kita tingkatkan," tuturnya.

Tonton video 'Kapolri: Polisi Kena Narkoba Harusnya Dihukum Mati':

Selanjutnya
Halaman
1 2