Ojol Boleh Bawa Penumpang, Ini Aturan Lengkap PSBB Transisi Kabupaten Bogor

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 03 Jul 2020 10:32 WIB
Pemprov DKI Jakarta mengizinkan ojek online kembali mengangkut penumpang. Meski demikian, para driver ojol mengaku masih sedikit waswas tertular Corona.
Ilustrasi (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mulai melonggarkan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Dalam PSBB transisi di Kabupaten Bogor, aktivitas transportasi publik berupa kendaraan roda dua kini sudah diperbolehkan lagi membawa penumpang.

Berdasarkan hasil rapat evaluasi pelaksanaan PSBB di Bodebek, Bupati Bogor Ade Yasin dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil telah melonggarkan aturan PSBB sejumlah sektor di Kabupaten Bogor. Aturan PSBB transisi dimulai pada 3-16 Juli 2020.

"Aktivitas transportasi publik berupa kendaraan roda dua (ojek online dan ojek pangkalan), diperbolehkan mengangkut penumpang dengan menerapkan protokol Kesehatan secara ketat dan pengaturan jam operasional," kata Ade dalam keterangan tertulis, Kamis (2/7/2020) malam.

Sementara itu, untuk transportasi publik lainnya harus melakukan pembatasan jumlah penumpang. Dalam masa PSBB transisi kali ini, kendaraan dibatasi hanya boleh mengangkut 50 persen dari kapasitas kendaraan tersebut.

"Aktivitas transportasi publik, dengan pembatasan jumlah penumpang maksimal 50% (lima puluh persen)," katanya.

Tonton video 'Perlengkapan Wajib Naik Ojol di Masa New Normal':

Berikut ini aturan lengkap PSBB transisi di Kabupaten Bogor:

Selanjutnya
Halaman
1 2