Mendagri Bicara 3 Skenario Berakhirnya Corona-Proses Panjang Vaksinasi

Ahmad Arfah Fansuri - detikNews
Kamis, 02 Jul 2020 21:42 WIB
Mendagri Tito Karnavian (Ahmad Arfah Fansuri/detikcom)
Mendagri Tito Karnavian (Ahmad Arfah Fansuri/detikcom)
Medan -

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian berbicara tentang tiga skenario berakhirnya pandemi Corona. Tito juga menyebut butuh waktu lama agar proses vaksinasi berhasil jika vaksin ditemukan.

Tito awalnya berbicara tentang belum adanya ahli yang bisa memastikan kapan pandemi berakhir. Dia juga menyebut vaksin Corona mungkin ditemukan paling cepat pada pertengahan 2021.

"Skenario berakhirnya pandemi itu paling tidak ada tiga skenario," kata Tito dalam acara Silaturahmi Menko Polhukam dan Mendagri dengan Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat di Hotel Grand Aston, Medan, Kamis (2/7/2020).

Skenario pertama adalah ditemukannya vaksin. Meski demikian, kata Tito, proses produksi dan distribusi massal harus dilakukan.

Setidaknya, kata Tito, butuh 10 miliar vaksin tahap pertama dan penguat untuk vaksinasi dua pertiga populasi dunia.

Sementara itu, untuk di Indonesia butuh sekitar 340 juta vaksin tahap pertama dan penguat jika ingin melakukan vaksinasi setidaknya pada dua pertiga populasi. Dia berharap produksi dan distribusi bisa dilakukan jika vaksin sudah ditemukan.

"Perlu waktu tidak singkat. Kalau ditemukan pada pertengahan 2021, 2022 baru mungkin tuntas vaksinasinya. Kalau ditemukan lebih lambat lagi? Kita berdoa secepat mungkin," ucapnya.

Skenario kedua adalah ditemukannya obat yang ampuh atau golden medication untuk Corona. Dia mengatakan saat ini ada beragam pendapat soal obat Corona, mulai avigan hingga empon-empon.

"Masih coba-coba semua," ucapnya.

Skenario ketiga adalah herd immunity. Namun Tito berharap skenario ini tak perlu terjadi.

"Yang kuat survive, yang nggak kuat sakit atau mungkin wafat. Ini tidak kita harapkan," ujar Tito.

Turut hadir Menko Polhukam Mahfud Md, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Wagub Musa Rajekshah (Ijeck), dan sejumlah pejabat lain. Tokoh masyarakat di Sumut juga turut hadir di acara ini.

(haf/gbr)