Anies Kalah di PTUN, Ini Jejak Golden Crown vs Pemprov DKI

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Kamis, 02 Jul 2020 16:04 WIB
Satpol PP segel diskotek Golden Crown Jakarta Barat
Foto: Satpol PP segel diskotek Golden Crown Jakarta Barat (Arief/detikcom)
Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta yang dipimpin Gubernur Anies Baswedan kalah dalam sidang di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) melawan Diskotek Golden Crown, Jakarta Barat. Begini jejak perseteruan Pemprov DKI dengan Diskotek Golden Crown.

Sebagaimana diketahui, PTUN Jakarta memenangkan gugatan yang diajukan oleh PT Mahkota Aman Sentosa (MAS) selaku pengelola Golden Crown.

Pemprov DKI mencabut usaha diskotek pada 7 Februari setelah dilakukan razia dan didapati 213 pengunjung diskotek positif memakai narkoba.

Berikut ini jejak perseteruan antara Pemprov DKI Jakarta dengan Diskotek Golden Crown:

1. Pemprov DKI Sudah Beri Peringatan

Golden Crown adalah salah satu diskotek yang telah diberi peringatan oleh Pemprov DKI pada tahun 2017. Wakil Gubernur DKI Jakarta saat itu, Sandiaga Uno sempat mengatakan tak ragu menyebutkan sejumlah tempat hiburan malam yang harus segera mengambil langkah pencegahan terhadap peredaran narkoba.

"Illigals (Hotel and Club), Tematik (karaoke), Golden Crown (diskotek), dan Classic (Hotel), B'Fashion Club, Happy Puppy (karaoke), Travel (Hotel), New Monggo Mas, Bandara (Diskotek), Kota Indah (karaoke), dan Top 1 (diskotek)," ungkap Sandiaga di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (19/12/2017).

Saat itu, Sandiaga mengaku sengaja menyebutkan tempat-tempat hiburan malam yang terindikasi sebagai tempat peredaran narkoba dan telah mendapat teguran keras itu. Hal itu dilakukan agar pelaku usaha tempat hiburan malam segera mengambil langkah pencegahan dan pemberantasan narkoba di tempatnya.

Tonton video 'Gerebek 2 Diskotek, BNN Jaring 108 Pengunjung Positif Narkoba':

Selanjutnya
Halaman
1 2 3