Menteri LHK Bicara Solusi Permanen Atasi Karhutla, Singgung Fase Krisis di Riau

Wilda Nufus - detikNews
Kamis, 02 Jul 2020 15:24 WIB
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya (Foto: Wilda/detikcom)
Jakarta -

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya mengungkap solusi permanen untuk mengatasi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) saat musim kemarau. Hal tersebut bisa dilakukan dengan menganalisis iklim dan cuaca serta merekayasa kondisi curah hujan.

"Kita harus bereskan juga sebagai solusi permanen yaitu kita harus bisa melakukan analisis iklim atau cuaca, dan langkah kita untuk merekayasa dengan teknologi yaitu pertama setiap kondisi curah hujan, musim kemarau, sensitivitas terhadap kebakaran itu ada parameter, ada teknologinya. Itu harus ikuti," kata Siti usai Rapat Koordinasi Khusus tingkat Menteri di Kantor KLHK Gedung Manggala Wanabakti, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (2/7/2020).

Siti mengatakan pihaknya juga sedang melihat kualitas udara dan keseimbangan air untuk mengukur neracanya. Siti juga mengatakan satelit tidar digunakan sebagai langkah untuk modifikasi cuaca agar lahan gambut tetap basah.

"Juga kualitas udara, kita mesti ikuti. Kemudian kita juga bisa ikuti keseimbangan air. Di lapangan kondisi neraca air bagaimana. Itu yang kemudian menuntun kita kepada langkah modifikasi cuaca. Karena apa? gambut itu harus basah. Gambut basah kaitannya dengan neraca air di gambut. Berarti ada teknologinya, pakai satelit tidar ada metode cara menghitungnya. Maka modifikasi cuaca perlu dilakukan," kata Siti.

Tonton video 'Perintah Jokowi Cegah Karhutla: Jangan Sampai Pontang-panting':

Selanjutnya
Halaman
1 2