Pandemi Corona, Mahfud Md Minta Ancaman Karhutla Tak Diabaikan

Wilda Nufus - detikNews
Kamis, 02 Jul 2020 14:27 WIB
Menko Polhukam Mahfud Md
Menko Polhukam Mahfud Md (Wilda/detikcom)
Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud Md mengatakan ancaman bencana karhutla tidak boleh dilupakan meskipun situasi saat ini pandemi virus Corona (COVID-19). Mahfud meminta kedua persoalan tersebut dihadapi secara serius.

"Bencana karhutla tidak boleh dilupakan atau diabaikan, misalnya karena kita sekarang ini fokus pada COVID-19. Kami tadi sepakat bahwa keduanya harus dihadapi secara serius. Tidak boleh sampai terjadi, karena kita fokus pada COVID-19, lalu melupakan ancaman kebakaran hutan," kata Mahfud setelah menghadiri rapat koordinasi khusus tingkat menteri di kantor KLHK, gedung Manggala Wanabakti, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (2/7/2020).

Mahfud menerangkan, pada 2015, karhutla di Indonesia menuai banyak protes. Bahkan, kata Mahfud, negara tetangga, seperti Singapura, sampai mengeluarkan undang-undang karena menganggap Indonesia tidak mampu menangani karhutla.

"Sampai tahun 2015, kebakaran hutan di Indonesia menjadi perhatian dan protes bukan hanya masyarakat sipil di Indonesia, tapi juga dunia internasional selalu memprotes, bahkan sering saya ulang sampai-sampai Singapura itu keluarkan UU anti-asap pada 2015 sebagai bentuk protes karena Indonesia dianggap tidak mampu menyelesaikan kebakaran hutan," kata Mahfud.

Selanjutnya
Halaman
1 2