Banyak Siswa Miskin Ditolak di Sekolah Negeri Depok, Massa Demo di Balai Kota

Jehan Nurhakim - detikNews
Kamis, 02 Jul 2020 13:57 WIB
Aksi Demo PPDB di Balkot Depok
Foto: Aksi Demo PPDB di Balkot Depok (Jehan-detik)
Depok -

Massa menggelar aksi di depan Balai Kota Depok. Mereka menuntut agar proses pendaftaran peserta didik baru (PPDB) di Depok dihentikan sementara karena menurutnya banyak siswa miskin di Depok tidak diterima di sekolah negeri di Depok.

Pantauan di Balai Kota Depok, Jalan Margonda Raya, Kamis (2/7/2020), massa didominasi oleh kaum wanita. Mereka datang sambil membawa spanduk mereka meminta PPDB Depok diperbaiki.

Spanduk yang dibawa bertuliskan 'Tunda Segera PPDB SMA/SMK di Kota Depok', ada juga meminta PPDB SMP Depok ditunda. Mereka juga membentangkan spanduk bertuliskan 'aksi solidaritas DKR Kota Depok, Untuk Siswa Miskin di Kota Depok'.

Aksi Demo PPDB di Balkot DepokAksi Demo PPDB di Balkot Depok Foto: Aksi Demo PPDB di Balkot Depok (Jehan-detik)

Salah satu perwakilan massa, Ketua DKR, Roy Pangharapan mengatakan tujuan mereka menggelar aksi. Mereka menuntut Wali Kota Depok M Idris memberhentikan sementara PPDB di Depok.

"Kami melakukan aksi advokasi dalam rangka solidaritas siswa miskin di sekolah negeri. Kita minta supaya proses PPDB ini carut marut kita minta supaya dihentikan sementara. kemudian semua negeri bisa diterima," kata Ketua DKR, Roy Pangharapan, saat ditemui di lokasi.

Roy mengatakan sebelum massa demo di depan Balai Kota Depok, mereka juga long march ke SMAN 1 Depok. Dalam aksi ini, dia meminta agar Pemkot Depok memprioritaskan warga miskin masuk ke sekolah negeri.

"Seharusnya siswa miskin akomodir di sekolah negeri, karena sekolah negeri disubsidi 100% pemerintah. Gurunya dibayar pemerintah, sekolahnya dibangunin pemerintah, operasional nya dikasih pemerintah. Mau buat siapa? Kalau enggak yang miskin dipioristaskan, gitu kan, kalau subsidi tepat sasaran," ucapnya.

(zap/zap)