Tetap Jualan Meski Reaktif Corona, Pedagang di Polman Dijemput Petugas

Abdy Febriady - detikNews
Kamis, 02 Jul 2020 12:48 WIB
Pegawai mal Kuningan City jalani rapid test di hari pertama mal itu kembali dibuka. Pemeriksaan itu dilakukan guna pastikan para pegawai mal bebas COVID-19
Ilustrasi Rapid Test Corona (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Polman -

Petugas dari Gugus Tugas COVID-19 Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), menjemput seorang pedagang di Pasar Wonomulyo, DI (59), karena tetap berjualan setelah dinyatakan reaktif virus Corona saat rapid test.

Awalnya, warga Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo, itu memeriksakan kesehatannya ke salah satu rumah sakit swasta. Saat dilakukan rapid test, DI reaktif Corona.

"Kemarin (Rabu) dia ke salah satu rumah sakit untuk periksakan diri, karena petugas merasa curiga akhirnya dilakukan rapid test dan hasilnya positif (reaktif)," ujar Ketua Satgas COVID-19 Wonomulyo, Samiaji, saat dimintai konfirmasi, Kamis (2/7/2020).

DI kemudian diminta untuk melakukan tes swab ke Rumah Sakit Pratama Wonomulyo dan hasilnya belum keluar hingga saat ini. "Kita sementara menunggu hasilnya, apakah positif atau negatif ," katanya.

Sembari menunggu hasil swab, DI diminta untuk melakukan isolasi mandiri di rumah. Namun DI tidak melakukan isolasi mandiri dan tetap berjualan ke pasar.

"Terpaksa dijemput petugas untuk dikarantina di rumah sakit," tuturnya.

Tim saat ini juga tengah melacak dengan siapa saja DI melakukan kontak langsung setelah dinyatakan reaktif Corona. "Kita lagi mencari keluarga dan siapa saja yang telah terlibat kontak untuk diperiksa ," ucapnya.

(nvl/nvl)