Round-Up

Nikah Sesama Wanita Berujung Status Tersangka untuk 'Mempelai Pria'

Hermawan Mappiwali - detikNews
Kamis, 02 Jul 2020 06:02 WIB
Pernikahan wanita dengan wanita di Soppeng, Sulsel.
Foto: Pernikahan wanita dengan wanita di Soppeng, Sulsel. (Istimewa)
Makassar -

Kasus pernikahan wanita dengan wanita di Soppeng, Sulawesi Selatan (Sulsel), berbuntut panjang. Kini 'mempelai pria' dalam kasus tersebut ditetapkan sebagai tersangka.

MTR, perempuan yang berperan sebagai mempelai pria di kasus tersebut jadi tersangka karena memalsukan dokumen untuk melancarkan pernikahannya.

"Kemarin sudah gelarkan, terus saya tetapkan tersangka si perempuan yang mengaku laki-laki itu," ujar Kasat Reskrim Polres Soppeng AKP Amri saat dimintai konfirmasi detikcom, Rabu (1/7/2020).

Untuk melancarkan pernikahan dengan gadis pujaan, MTR mencoba mengakali data jenis kelamin yang tercatat di kartu keluarga (KK). MTR melakukan kebohongan dengan menyebut terjadi kesalahan data jenis kelamin dalam KK-nya.

MTR lalu mengaku akta kelahirannya hilang. Dia lalu berupaya melaporkan peristiwa kependudukan dengan tujuan membuat akta kelahirannya sehingga data jenis kelamin di KK berubah menjadi laki-laki.

"Ceritanya ini dia mau melaporkan peristiwa kependudukan yang disebut dengan kelahiran (akta kelahiran), ini dia akui tidak ada akta kelahirannya, tapi itu jadi aneh karena sudah ada KK-nya," ucap Amri.

"Akhirnya dia bilang itu kartu keluarganya salah jenis kelaminnya. Jadi dia lapor ulang peristiwa kelahirannya karena dia ini mau mengubah KK-nya. Kalau dia ubah KK-nya, bisa terbit juga KTP-nya nanti dengan jenis kelamin laki-laki seperti yang dia mau," terang Amri.

Pernikahan wanita dengan wanita di Soppeng, Sulsel.Pernikahan wanita dengan wanita di Soppeng, Sulsel. (Istimewa)

Tindakan MTR dinilai sebagai pemalsuan dokumen. Dia lalu dijerat Pasal 93 UU Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan dengan ancaman 6 tahun penjara.

MTR lalu ditahan di Polres Soppeng, terhitung sejak Selasa (30/6) untuk penyidikan lanjutan. Dalam kasus ini polisi menyebut MTR ngotot mengajak nikah pasangannya.

Selanjutnya
Halaman
1 2