Polisi Ungkap Live IG Kelompok Nus Kei Picu Penyerangan John Kei dkk

Farih Maulana Sidik - detikNews
Rabu, 01 Jul 2020 16:15 WIB
Polda Metro Jaya menggelar jumpa pers terkait kasus penembakan di Perumahan Green Lake, Tangerang. Dalam jumpa pers ini, John Kei dkk dipamerkan.
Foto: Agung Pambudhy/detikcom
Jakarta -

Fakta baru terungkap dalam penyelidikan kasus penyerangan yang dilakukan oleh John Kei dkk. Polisi menyebut ancaman lewat live Instagram yang dilakukan kelompok Nus Kei atau Agrapinus Rumatora menjadi salah satu pemicu penyerangan yang dilakukan oleh kelompok John Kei.

"Apakah (video) itu betul beredar? Iya. Apakah itu bisa jadi pemicu? Jawabannya mungkin iya, tapi itu merupakan rangkaian panjang dari peristiwa hubungan di antara dua kelompok tersebut," kata Direktur Reskrimum Polda metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (1/7/2020).

Tubagus mengatakan video bernada tantangan itu muncul setelah adanya permasalahan sengketa tanah antara Nus Kei dan John Kei. Ketika video itu muncul, Tubagus mengatakan, kelompok John Kei menanggapinya dengan emosional.

"Kenapa IG itu muncul, karena ada latar belakangnya, karena disikapinya kemudian oleh sikap yang emosional dengan beredarnya video itu," ucap Tubagus.

Lebih jauh Tubagus mengatakan pihaknya telah memiliki bukti-bukti dalam kasus pemufakatan jahat, pembunuhan, dan perusakan itu. Pesan WhatsApp bernada ancaman dari Nus Kei ke John Kei juga menjadi salah satu bukti yang sudah dikantongi polisi.



"Semua rangkaian buktinya sudah ada, dari mulai percakapan telepon dari WA, dari berbagai macam ada yang menunjukkan bahwa adanya konflik di antara dua orang tersebut," kata Tubagus.

John Kei ditangkap tim Polda Metro Jaya pada Minggu (21/6) malam. John Kei ditangkap atas dugaan penyerangan di rumah Nus Kei di Green Lake City dan pembacokan di Duri Kosambi, Jakarta Barat.

Pertikaian ini bermula dari konflik antara John Kei dan Nus Kei. John Kei merasa dikhianati dalam hal pembagian uang tanah di Ambon.

Hingga saat ini polisi telah menangkap 39 tersangka, termasuk John Kei. Polisi menyebut total ada 43 orang yang terlibat dalam penyerangan berdarah itu.

detikcom telah mengonfirmasi ke Nus Kei soal video live Instagram tersebut. Namun pesan WhatsApp maupun telepon dari detikcom belum dijawab oleh Nus Kei.

(fas/mei)