Positif Corona Sumsel Tembus 2.049 Kasus, Keluar-Masuk Perbatasan Diperketat

Raja Adil Siregar - detikNews
Rabu, 01 Jul 2020 13:34 WIB
Penjagaan perbatasan Sumsel-Jambi diperketat (Raja Adil-detikcom)
Foto: Penjagaan perbatasan Sumsel-Jambi diperketat (Raja Adil-detikcom)
Palembang -

Kasus COVID-19 di Sumatera Selatan (Sumsel) bertambah. Jalan lintas masuk dari arah Jambi kini diperketat.

"Ini bentuk pencegahan dan antisipasi dari Pemkab dalam meminimalisir penyebaran virus COVID-19. Khususnya di daerah Musi Banyuasin," kata Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza Alex Noerdin, kepada wartawan, Rabu (1/7/2020).

Dodi mengatakan ada beberapa pos pelayanan tanggap darurat dan penanganan COVID-19 di Musi Banyuasin. Pos itu di antaraya Pos Bayung Lencir, Babat Supat, Sanga Desa, Lais dan Sungai Keruh.

Pos-pos ini, kata Dodi, dijaga tim gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, BPBD serta tenaga medis Dinas Kesehatan Musi Banyuasin. Semua kendaraan yang masuk diperiksa sebelum masuk ke wilayah Sumsel.

"Meski kasus sembuh di Muba terus masif bertambah dan kita memasuki kehidupan tatanan baru atau new normal life. Namun pelaksanaan pengawasan dan edukasi kita di lapangan adalah upaya memutus rantai penularan," kata Dodi.

Petugas juga melakukan penyemprotan cairan disinfektan di pos pelayanan Babat Supat. Seluruh kendaraan yang melintas disemprot dan diperiksa ketat.

"Tim di lokasi melaksanakan pengecekan kesehatan dan suhu badan pengendara dan penumpang kendaraan yang melintas di lintas Palembang-Jambi," kata Kapolres Musi Banyuasin, AKBP Yudhi Pinem.



"Kegiatan memperketat pengawasan ini akan terus dilakukan dan dimaksimalkan sampai wabah COVID-19 ini benar-benar hilang atau setelah ditemukan vaksinnya," sambungnya.

Hingga Selasa (30/6) tercatat ada 2.049 kasus positif COVID-19 di Sumatera Selatan. Kasus tersebar di 17 kabupaten dan kota.

(ras/haf)