Round-Up

Binturong yang Rentan Punah di Balik Misteri Ternak Kehabisan Darah

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 01 Jul 2020 08:05 WIB
3 Ekor Binturong Disita dari Seorang Warga di Medan
Binturong (Foto: Istimewa)
Jakarta -

Pelan tapi pasti, penyebab matinya puluhan ternak dengan kondisi darah terisap di Tapanuli Utara (Taput) tersibak. Pengisap darah ternak di Taput itu disebut masuk dalam keluarga musang yang belakangan diketahui adalah binturong.

"Kemungkinan besar mengarah ke sana (disebabkan Binturong)," ujar Kepala Bagian Tata Usaha BKSDA Sumut Teguh Setiawan, saat dimintai konfirmasi, Senin (29/6/2020).

Binturong termasuk familia Viverridae atau yang dikenal sebagai musang. Hewan ini disebut berwarna hitam dan punya ekor panjang.

Teguh mengatakan dugaan itu masih bersifat sementara karena hewan yang memangsa ternak tersebut belum juga tertangkap. Dugaan soal binturong ini, kata Teguh, didasari keterangan warga yang sempat melihat hewan tersebut.

"Tapi berdasarkan ciri-ciri dari keterangan masyarakat begitu. Informasi masyarakat itu berbulu hitam, terus ada loreng putihnya. Kemungkinan itu (binturong)," katanya.

Dia mengatakan binturong, yang punya nama Latin Arctictis binturong, merupakan hewan yang dilindungi. Dia disebut tinggal di wilayah dekat sungai.

"Binturong binatang dilindungi. Habitatnya yang pasti dia dekat sungai," jelas Teguh.

Tonton video 'Pecinta Binatang Solo Kembali Sisir Kucing Liar di Pasar':

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2