FOTM Ragukan Kebijakan 'Bina RW' Akhiri Masalah Kuota PPDB DKI

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Rabu, 01 Jul 2020 07:43 WIB
Para orang tua dan wali murid berunjukrasa di depan Kemendikbud, Jakarta, Senin (29/06/020). Mereka menolak penerapan juknis PPDB DKI Jakarta yang berdasarkan usia.
Foto: Demo PPDB DKI Jakarta (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Forum Orang Tua Murid (FOTM) menyangsikan kebijakan Pemprov DKI Jakarta yang kini membuka pendaftaran peserta didik baru (PPDB) jalur zonasi melalui bina RW untuk peserta didik baru yang rumahnya dekat dengan sekolah. Menurut FOTM permasalahan PPDB DKI bukan pada bina RW.

"Kayaknya nggak ada yang berminat, karena masalahnya bukan di bina RW," kata Anggota FOTM, Saguh kepada wartawan, Selasa (30/6/2020).

Menurut Saguh, apa yang dilakukan Disdik DKI terkait PPDB telah cacat hukum. Sebab, PPDB DKI tak sesuai dengan aturan Kemendikbud.

"Yang jadi masalah utama adalah apa pun yang dilakukan Disdik saat ini adalah cacat hukum, karena tidak sesuai dengan Permendikbud Nomor 44/2019," ujar Saguh.

Saguh mengatakan FOTM telah menemui Komisi X DPR RI yang membidangi dunia pendidikan. Dia berujar aturan Disdik DKI melanggar aturan yang berada di atasnya.

"Tadi kami bertemu dengan Komisi X DPR, isunya bukan bagaimana kami menjalankan aturan Disdik. Tapi aturan Disdik ini menyalahi ketentuan yang lebih tinggi," imbuhnya.

Tonton video 'Sebut DKI Langgar Kuota, KPAI Minta Ada PPDB Zonasi Tahap 2':

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2