Round-Up

Narasi Lawan Corona Gubsu Edy: Jelangkung, Sujud Risma Hingga Marah Jokowi

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 01 Jul 2020 06:58 WIB
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi (Ahmad Arfah-detikcom)
Foto: Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi (Ahmad Arfah-detikcom)
Medan -

Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi bicara soal upaya melawan penyebaran virus Corona (COVID-19) yang dinilainya belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir. Dalam narasi yang disampaikannya, Edy menyebut Corona seperti jelangkung hingga mengungkit marah Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap para menterinya.

Edy awalnya bicara soal virus Corona yang dinilainya 'betah' berada di wilayah Sumut. Menurut Edy, Corona seperti jelangkung yang datang tak diundang.

"Khusus untuk Sumatera Utara udah 3 bulan. Belum ada tanda-tanda Corona meninggalkan tempat. Saya kadang berpikir, kenapa Corona betah sekali sama kita ini. Corona ini seperti jelangkung, tak diundang dia datang dan pergi pun tak kita antar nanti," kata Edy dalam temu ramah wartawan di rumah dinas Gubsu, Medan, Selasa (30/6/2020).

Dia mengatakan virus Corona merupakan ciptaan Tuhan sama seperti makhluk lain di bumi. Namun, menurut Edy, manusia kini mulai lelah berhadapan dengan Corona.

"Tuhan yang menciptakan Corona, Tuhan yang menciptakan kita. Tapi saat ini lelahnya kita berhadapan dengan Corona ini," ujar Edy.

Edy juga menilai ada orang yang senang dan susah gara-gara Corona. Pihak yang senang, menurut Edy, adalah orang-orang yang mendapat penghasilan lebih akibat Corona.

"Yang ingin saya sampaikan, semoga yang saya katakan ini semua sependapat karena ada yang senang dengan Corona ini. Saya bisa bebas di rumah karena adanya Corona, saya dapat penghasilan yang lebih akibat Corona ini. Ada yang susah karena Corona ini. Kita semua terfokus karena Corona ini, bahkan dana pun kita refocusing untuk Corona ini," ujar Edy.

Edy pun mengajak seluruh masyarakat Sumut bekerja sama mengatasi penyebaran Corona. Dia menilai kerja Gugus Tugas COVID-19 bakal percuma kalau warga tidak mau bekerja sama.

"Saya sampaikan bahwa yang bisa mengatasi Corona ini semua, termasuk rakyat kita ini. Kalau hanya posko ini saja yang bekerja, rakyat tidak mau, tak selesai-selesai," ujarnya.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2 3