Mau Bersih-Bersih, Gubsu Edy Ancam Copot Kadis: Aku Butuh Kerja

Ahmad Arfah Fansuri - detikNews
Selasa, 30 Jun 2020 17:16 WIB
Gubsu Edy Rahmayadi (Ahmad Arfah-detikcom)
Foto: Gubsu Edy Rahmayadi (Ahmad Arfah-detikcom)
Medan -

Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Edy Rahmayadi mengungkapkan ingin 'bersih-bersih' kepala dinas di lingkungan Pemprov Sumut. Edy mengancam akan mencopot kepala dinas yang tidak bekerja dengan penuh tanggung jawab.

"Siapapun nanti yang tak cocok, besok Jumat (3/7), Pak Tito Menteri Dalam Negeri, saya mau ngomong sama Pak Tito, tolong kasihlah wewenangku. Tak cocok orang ini (kepala dinas), ku copot orang ini. Tak bisa besok sama Menteri Dalam Negeri, aku mau ngomong sama Presiden (Presiden Joko Widodo)," ujar Edy saat temu ramah bersama wartawan di rumah dinas Gubsu, Selasa (30/6/2020).

Edy mengatakan tidak akan pandang bulu untuk mencopot jabatan. Edy menyampaikan dirinya hanya butuh kepala dinas yang mau bekerja.

"Percayakanlah samaku, aku tak peduli siapapun dia. Tapi aku butuh kerja, butuh pekerjaan, kenapa, aku punya cita-cita," katanya.

Untuk itu Edy meminta agar setiap kepala dinas mengerjakan tender dengan lancar. Tender itu, kata Edy, harus berjalan mulai dari perencanaan hingga pertanggungjawaban.

"Perencanaan harus jelas dia, nanti tak urai. Umumkan ke rakyat ini perencanaannya, ini anggarannya, ini pelaksanaannya, ini pelaporannya, ini pertanggungjawabannya," jelasnya.

Dia kemudian meminta DPRD Sumut untuk tidak sembarangan dalam membentuk panitia khusus (pansus). Dia mengingatkan panitia khusus dibentuk jika tender sudah masuk tahap pelaksanaan.

"Jangan baru diperencanaannya sudah pansus. Gimana sih, pansus itu apabila sudah ditemukan dalam pelaksanaan, dalam pelaporan tidak sesuai, dipertanggungjawab-kan, itulah pansus. Perencanaan-kan wewenang saya, walaupun mereka (kadis) yang menyusun," paparnya.

Tonton video 'Pasien Corona Meninggal Hari Ini Catat Rekor Terbanyak':

(aud/aud)