Madinah Makin Dingin, Angin Disertai Kabut

Madinah Makin Dingin, Angin Disertai Kabut

- detikNews
Rabu, 28 Des 2005 09:03 WIB
Madinah - Kota Suci Madinah, Arab Saudi, makin dingin saja. Suhu udara Madinah sudah berada di bawah 10 derajat Celcius pada dini hari. Angin juga bertiup makin kencang, disertai kabut.Rasa dingin kali ini bisa dirasakan dalam waktu 24 jam. Pada siang hari, rasa dingin tetap terasa. Para jamaah haji dari berbagai belahan dunia yang datang ke Madinah serta merta mengenakan pakaian tebal atau jaket. Tidak terkecuali orang Arab sendiri. Demikian dilaporkan reporter detikcom di Madinah, Arifin Asydhad, Rabu (28/12/2005).Polisi-polisi yang mengawasi lalu lintas di jalan-jalan raya di dekat Masjid Nabawi juga tampak mengenakan jaket. Para jamaah haji yang salat di Masjid Nabawi juga mengenakan jaket atau mantel. Bahkan, banyak di antara mereka yang mengenakan penutup kepala. Pada siang dan sore hari, hembusan angin yang kuat disertai dengan kabut. Hal ini mengakibatkan jarak pandang seseorang sangat terbatas. Biasanya, rupa Jabal Uhud sangat terlihat jelas dari Masjid Nabawi. Namun, saat ini gunung itu tidak terlihat lagi, karena banyaknya kabut. Sementara pada pukul 04.00 Waktu Arab Saudi (WAS), Rabu (28/12/2005), angin bertiup sangat kencang. Udara dingin juga begitu terasa. Meski malam dan dinihari, kabut juga tetap tampak, terutama di dekat sumber cahaya. Wakil Kepala Daker (Wakadaker) Bidang Pelayanan Kesehatan Daker Madinah, Dr Anasrul S Rahman memperkirakan suhu udara satu hari terakhir sudah berada di bawah 10 derajat Celcius. Menurut dia, semakin hari suhu akan terus menurun sampai puncak musim dingin tiba. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads