Buntut Ricuh Warga di Madina, Kades Ajukan Pengunduran Diri

Ahmad Arfah - detikNews
Selasa, 30 Jun 2020 08:48 WIB
Ricuh di Mandailing Natal, Sumut.
Kericuhan di Madina, Sumut (Foto: Istimewa)
Mandailing Natal -

Kepala Desa (Kades) Mompang Julu, Hendri Hasibuan, mengajukan surat pengunduran diri. Hal tersebut dilakukan Hendri setelah terjadi unjuk rasa oleh warga yang berujung kericuhan di wilayahnya.

Dilihat detikcom, Selasa (30/6/2020), surat pengunduran diri itu ditulis oleh Hendri. Dalam surat itu, Hendri mengatakan dia mundur agar keamanan di wilayahnya terjamin.

Surat itu juga diteken oleh Hendri. Terlihat ada meterai Rp 6.000 yang ditempel pada surat itu.

"Dengan ini menyampaikan mengundurkan diri sebagai kepala desa Mompang Julu demi keamanan dan kenyamanan Desa Mompang Julu, Kecamatan Panyabungan Utara, Kab Mandailing Natal," tulis Hendri dalam surat itu.

Suasana akibat kericuhan di Madina Sumut (dok. Istimewa)Suasana akibat kericuhan di Madina, Sumut. (Foto: Istimewa)

Sebelumnya, aksi unjuk rasa warga yang menuntut pertanggungjawaban Hendri terkait dana desa pada Senin (29/6) berakhir ricuh. Warga terlibat kericuhan setelah memblokade jalan.

Kericuhan ini juga menyebabkan mobil Wakapolres Mandailing Natal (Madina) dirusak warga. Selain itu, ada 6 personel kepolisian yang terluka saat mengamankan aksi unjuk rasa.

"Enam anggota Polres Madina alami luka-luka saat bersiaga amankan aksi demo yang diakibatkan lemparan batu dari kerumunan masyarakat Mompang Julu yang anarkis," ujar Kabid Humas Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja, Selasa (30/6) dini hari.

Tonton juga video 'Maling Ayam di Parepare Dibekuk Polisi, Motor Digantung Warga di Pohon':

(haf/haf)