Gugus Tugas Minta Inovasi Cegah Kerumunan, Pemkot Bogor Pantau CCTV-Visitasi

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Selasa, 30 Jun 2020 08:01 WIB
Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim.
Dedie A Rachim (Sachril/detikcom)
Jakarta -

Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 meminta daerah melakukan inovasi guna mencegah terjadinya kerumunan massa. Pemkot Bogor menyiapkan aturan penerapan protokol kesehatan hingga menyiagakan petugas untuk mencegah kerumunan.

"Kota Bogor menyiapkan 8 SE wali kota yang mengatur aktivitas warga dan pelaku usaha agar konsisten menerapkan protokol COVID-19. Namanya SE Protokol kesehatan untuk Memasuki Masa Masyarakat Produktif dan Aman COVID beserta kebijakan turunannya," ujar Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim saat dihubungi, Senin (29/6/2020).

Dedie menyebut pihaknya akan menyiagakan petugas sebanyak 300 personel gabungan. Mereka akan memantau pusat-pusat yang berpotensi terjadinya keramaian.

"Saat ini untuk personel inti terdiri dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinkes, dan Dinsos sebanyak 300 personel. Ditambah dengan personel gabungan TNI dan Polri," kata dia.

"Pusat perbelanjaan/mal, hotel, sarana olahraga, event organizer/jasa pertunjukan, stasiun/terminal, tempat wisata, tempat treatment kecantikan/salon, jasa ekonomi kreatif," katanya.

Tonton juga video 'Dear +62, Jangan Asal Konsumsi Dexamethasone dan Klorokuin Ya':

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2