PPP Soal Peringatan Jokowi: Bisa Reshuffle dalam Waktu Dekat, Bisa Juga Tidak

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Selasa, 30 Jun 2020 05:42 WIB
Arsul Sani
Arsul Sani (Foto: Mochamad Zhacky Kusumo/detikcom)
Jakarta -

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengatakan kemarahan Presiden Jokowi pada rapat kabinet merupakan sebagai peringatan terakhir kepada menteri yang tidak maksimal dalam bekerja. PPP menilai hal itu juga sebagai lecutan agar para menteri lebih peka dalam menangani pandemi virus Corona (COVID-19).

"Peringatan Presiden Jokowi kepada sejumlah menteri kabinetnya yang kemudian dibuka ke ruang publik bisa dimaknai sebagai teguran yang terakhir sekaligus merupakan lecutan agar menteri-menteri yang kinerjanya tidak maksimal untuk bekerja lebih keras dan lebih peka dalam menyikapi perkembangan pandemi COVID-19 yang juga menyebabkan kelesuan ekonomi luar biasa dan bahkan membawa kita menuju resesi," kata Sekjen PPP, Arsul Sani kepada wartawan, Senin (29/6/2020).

Arsul menilai reshuffle kabinet Jokowi bisa saja dilakukan dalam waktu dekat. Namun semua keputusan, kata Arsul ada di tangan Presiden Jokowi.

"Tapi apakah ini merupakan sinyal kepastian reshuffle dalam waktu dekat? Tentu hanya Presiden Jokowi yang tahu. Bisa ya akan ada reshuffle dalam waktu tidak terlalu lama, bisa juga tidak," ujarnya.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2