Terlibat Perampokan Bidan-Perawat di Angkot di Depok, Sopir Diburu Polisi

Farih Maulana Sidik - detikNews
Senin, 29 Jun 2020 23:36 WIB
Pelaku kejahatan jalanan diborgol polisi / pelaku street crime. Agung Pambudhy/Detikcom.
Foto Ilustrasi (Agung Pambudhy/detikcom)
Depok -

Polisi telah menangkap dua orang pelaku perampokan bidan dan perawat di atas angkot di Kota Depok. Saat ini polisi masih mengejar sopir angkot berinisial S yang diduga berkomplot dengan kedua pelaku.

"Sopir angkot itu DPO. Mereka ini sudah berkomplot, tiga-tiganya sudah merencanakan," kata Kapolresta Depok Kombes Azis Andriansyah kepada wartawan di Depok, Senin (29/6/2020).

Dua pelaku adalah WM dan AS. Selain dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, polisi bakal menjerat sopir dengan Pasal 55 KUHP.

"Yang sopir perannya hanya sopir saja, membawa kendaraan untuk mutar-mutar. Dua orang ini (WM dan AS) melakukan pencurian dengan kekerasan," tuturnya.

Perampokan itu terjadi pada Minggu (21/6) malam. Saat itu kedua korban baru selesai dinas di sebuah rumah sakit di Depok dan hendak pulang.



"Pukul 21.30 WIB mereka keluar dari rumah sakit, kemudian mencari angkutan umum, kemudian mendapatkan angkot tersebut. Mereka tidak menengok jurusan ke mana," katanya.

Karena hari sudah malam, mereka kemudian naik ke dalam angkot yang seharusnya menuju ke Cibinong, Bogor. Saat mereka naik, dua pelaku sudah ada di dalam angkot.

"Ternyata mereka ini komplotan melakukan kejahatan dan di situlah, mereka ketika calon korban sudah naik ke dalam angkot tersebut, kemudian mereka dilemahkan dengan diancam sempat ditidurkan di dalam mobil, kemudian diambil barang berharganya, salah satunya ATM," tuturnya.

Kedua korban diancam dengan menggunakan gunting. Selanjutnya kedua korban diturunkan di Cibinong. Kedua korban kemudian melaporkan kejadian itu ke polisi. Dalam kejadian ini, kedua korban kehilangan handphone, perhiasan emas dan sejumlah uang.

(mea/mea)