Musang Pengisap Darah Ternak di Taput Diduga Binturong

Ahmad Arfah - detikNews
Senin, 29 Jun 2020 16:16 WIB
Hewan ternak di Taput mati misterius (dok. Istimewa)
Foto: Hewan ternak di Taput mati misterius (dok. Istimewa)
Medan -

Penyebab matinya puluhan ternak dengan kondisi darah terisap di Tapanuli Utara (Taput) perlahan-lahan mulai terungkap. Hewan yang diduga menjadi pengisap darah ternak di Taput itu disebut masuk dalam keluarga musang yang belakangan diketahui adalah binturong.

"Kemungkinan besar mengarah ke sana (disebabkan Binturong)," ujar Kepala Bagian Tata Usaha BKSDA Sumut Teguh Setiawan, saat dimintai konfirmasi, Senin (29/6/2020).

Binturong sendiri masuk ke dalam familia Viverridae atau yang dikenal sebagai musang. Hewan ini disebut berwarna hitam dan punya ekor panjang.

Teguh mengatakan dugaan itu masih bersifat sementara karena hewan yang memangsa ternak tersebut belum juga tertangkap. Dugaan soal binturong ini, kata Teguh, didasarkan pada keterangan warga yang sempat melihat hewan tersebut.

"Tapi berdasarkan ciri-ciri dari keterangan masyarakat begitu. Informasi masyarakat itu berbulu hitam, terus ada loreng putihnya. Kemungkinan itu (Binturong)," katanya.

Dia mengatakan binturong yang punya nama latin Arctictis binturong ini merupakan hewan yang dilindungi. Dia disebut tinggal di wilayah dekat sungai.

"Binturong binatang dilindungi. Habitatnya yang pasti dia dekat sungai," jelas Teguh.

Sebelumnya, puluhan hewan ternak di Taput ditemukan mati. Hewan ini diduga mati karena darahnya diisap.

"Darahnya saja diisap. Sama bagian dalam tubuh dimakan," kata Bupati Taput Nikson Nababan, Minggu (21/6).

(haf/haf)